SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Polda Sultra Gelar Operasi Ketupat Jelang Idul Fitri 2026 Selama 13 Hari, Ada 66 Pos Pengamanan dan 3.513 Personel Gabungan

Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Anoa 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Anoa 2026.

Terkait pengamanan lenaran Idul Fitri 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Kendari, pada Kamis (12/3/2026) kemarin.

Apel dipimpin langsung Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, serta dihadiri Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, para pejabat utama Polda Sultra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Basarnas, pemadam kebakaran, satuan pengamanan (satpam), Senkom Mitra Polri, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Kapolda Sultra menyampaikan penyelenggaraan Operasi Ketupat langkah strategis pemerintah bersama Polri, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan memastikan kelancaran serta keamanan perayaan Idul Fitri di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang.

Terekam CCTV! Maling Laptop Rp14 Juta di Kendari Kabur Lewat Balkon Masjid

Operasi Ketupat Anoa 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi.

Di wilayah Sulawesi Tenggara, kepolisian menyiapkan 66 pos pengamanan.

Terdiri dari 41 pos pengamanan, 15 pos pelayanan, serta 10 pos terpadu tersebar di sejumlah titik strategis guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran perayaan Idul Fitri.

Selain pengamanan lalu lintas dan kegiatan masyarakat, personel juga diminta untuk memonitor ketersediaan serta distribusi bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Detik-detik Pemotor Senggol Mobil Honda CR-V Saat Hendak U-Turn di Kendari, Dua Orang Luka-luka

Tidak hanya itu, personel di lapangan juga diingatkan untuk mewaspadai potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, mengingat kondisi cuaca yang dinamis di sejumlah wilayah.

Secara keseluruhan, Operasi Ketupat Anoa 2026 Sultra melibatkan 3.513 personel gabungan.

Unsur Polda Sultra, Polres jajaran, TNI, serta berbagai instansi terkait lainnya guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Sul

Hilang Kendali di Pondidaha, Honda CRF dan Yamaha Aerox Tabrakan di Jalan Poros Unaaha-Kendari

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement