SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Tabrakan Maut Pengendara Motor Matik di Ranomeeto Barat Konawe Selatan: Dua Nyawa Melayang, Satu Luka Berat

Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Dua pengendara sepeda motor tewas seketika, setelah terlibat kecelakaan adu banteng, pada Selasa (7/4/2026) siang.

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE SELATAN – Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Akibat kecelakaan maut ini, dua pengendara sepeda motor tewas seketika, setelah terlibat kecelakaan adu banteng, pada Selasa (7/4/2026) siang.

‎Insiden maut ini sekira pukul 13.45 Wita, melibatkan dua kendaraan motor matik dari merk sama, yakni Honda Beat dengan nomor polisi DT 6267 SH dan DT 4076 XH.

‎Kasat Lantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, menjelaskan kecelakaan bermula saat pria berinisial A, mengendarai motor DT 6267 SH melaju kecepatan sedang dari arah Desa Boro-Boro Lameuru menuju Desa Opaasi.

‎Namun, maut datang dari arah berlawanan. Motor DT 4076 XH dikendarai pria berinisial I, saat itu sedang membonceng rekannya berinisial WS, diduga kehilangan kendali saat melintasi lokasi kejadian.

‎”Pengendara I diduga hilang kendali dan kendaraannya melebar ke kanan hingga masuk ke jalur lawan. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari,” ujar AKP Kevin saat dikonfirmasi, Rabu (08/04/2026).

‎Dahsyatnya benturan di bagian depan kedua motor tersebut membawa dampak fatal.

Pengendara berinisial A dan inisial I meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

‎Sedangkan penumpang WS, mengalami luka-luka serius, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Bahteramas Sultra.

‎Pihak Satlantas Polresta Kendari telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang ringsek.

‎Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, faktor utama kecelakaan diduga kuat karena kegagalan pengendara I dalam mengendalikan laju kendaraan sehingga berpindah jalur (melebar) secara mendadak.

‎Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur-jalur poros yang rawan terjadi kecelakaan fatal. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Diduga Pelaku TPKS Oknum Personel Polres Bombana, Korban Minta Penanganan Kasus Ditarik ke Polda Sultra

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement