SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah

Momen Wakil Bupati Diduga Merokok Saat Upacara Resmi, BARA KEPTON Sebut Pemerintah Tak Punya Wibawa

FAKTAINDONESIA.NET — Barisan Mahasiswa Kepulauan Buton (BARA KEPTON) mengkritik keras dugaan tindakan Wakil Bupati Buton Selatan yang terlihat merokok saat prosesi upacara resmi pemerintah.

Aksi tersebut dinilai mencederai etika protokoler dan menurunkan wibawa Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Ketua BARA KEPTON, Masfandi, menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin daerah yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin, kehormatan, dan keteladanan dalam setiap kegiatan formal.

“Upacara resmi adalah momen yang sarat nilai penghormatan terhadap negara dan institusi pemerintahan. Ketika seorang pejabat bertindak tidak pantas, maka itu bukan hanya mencoreng dirinya sendiri, tetapi juga merendahkan institusi yang ia wakili,” kata Masfandi, Selasa (18/11/2025).

Menurutnya, insiden tersebut menunjukkan kurangnya kesadaran terhadap aturan protokoler.

Polres Konawe Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bhabinkamtibmas Diminta Aktif Deteksi Titik Rawan

Organisasi itu menilai tindakan tersebut dapat memberi contoh buruk bagi ASN dan pejabat lainnya, sekaligus memperlihatkan lemahnya standar etika kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

BARA KEPTON meminta agar kejadian itu tidak dianggap sepele dan perlu ditindaklanjuti secara resmi.

Sehingga BARA KEPTON meminta Wakil Bupati Buton Selatan memberikan klarifikasi terbukakepada masyarakat mengenai insiden tersebut.

“Pemkab Buton Selatan untuk melakukan evaluasi internal, termasuk menelusuri apakah tindakan itu melanggar aturan disiplin dan protokoler,” jelasnya.

Ia menjelaskan pemberian sanksi tegas tersebut apabila terbukti terjadi pelanggaran etika atau tata tertib kepegawaian.

Mobil Anggota DPRD Sultra Terlibat Lakalantas di Konawe, Satu Mahasiswa Tewas

Pihaknya meminta DPRD Buton Selatan diharapkan menjalankan fungsi pengawasan, memastikan persoalan ini diproses secara objektif dan transparan.

“Pejabat daerah diingatkan untuk menjunjung etika, disiplin, dan integritas, serta menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan,” katanya.

Masfandi menegaskan bahwa jabatan publik adalah amanah yang menuntut tanggung jawab dan perilaku teladan di ruang publik.

Ia menyebut masyarakat berhak mendapatkan pemimpin yang menjaga martabat jabatan serta memahami tata krama protokoler.

Masfandi memastikan BARA KEPTON akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan mengkritisi apabila ada pembiaran.

Diduga Dipicu Asmara & Kecemburuan, Dua Pria di Kolaka Utara Duel Pakai Senjata Tajam

Ia menyatakan pihaknya siap mengkonsolidasikan mahasiswa dan pemuda Kepulauan Buton untuk melakukan aksi moral apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti pemerintah daerah.

“Buton Selatan membutuhkan pemimpin yang beradab, disiplin, dan berintegritas. Jika benar terjadi, tindakan merokok saat upacara adalah perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat dibenarkan,” ujarnya.(*)

Editor : Redaksi | Laporan : Samsul

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement