SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Dugaan Korupsi Dana PPG FKIP UHO Rp14,9 Miliar: Kejari Kendari Periksa 20 Saksi, Bakal Panggil Dekan dan Rektor?

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), bergerak cepat mengusut dugaan korupsi di kampus Universitas Halu Oleo (UHO). ‎Dana Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) anggaran 2023–2025 senilai Rp14,9 miliar

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), bergerak cepat mengusut dugaan korupsi di kampus Universitas Halu Oleo (UHO).

‎Dana Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) anggaran 2023–2025 senilai Rp14,9 miliar, dalam bidikan tajam penyidik.

‎Setelah resmi naik ke tahap penyidikan, publik kini menanti siapa ditetapkan tersangka.

Fokus utama saat ini, apakah aliran dana tersebut menyeret jajaran petinggi kampus, termasuk Dekan hingga Rektor?

‎Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kendari, Marwan Arifin, mengungkapkan pihaknya telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi tahap awal.

‎ “Pada saat penyelidikan, kami fokus memeriksa pengelola PPG serta pihak ketiga terlibat. Untuk angka pasti kerugian negara, kami akan meminta auditor resmi menghitungnya,” ujar Marwan, Kamis (2/4/2026).

‎Satu hal yang menjadi sorotan adalah potensi keterlibatan pimpinan tertinggi kampus.

Marwan tidak menampik kemungkinan adanya pemanggilan terhadap Dekan FKIP maupun Rektor UHO jika bukti-bukti baru mengarah ke sana.

‎”Kami masih fokus pengelola PPG. Namun, jika dari keterangan saksi mengarah ke pihak lain, tentu semua terkait akan kami periksa,” tegasnya.

‎Di sisi lain, upaya konfirmasi kepada Dekan FKIP UHO, Damhuri, hingga kini belum membuahkan hasil.

Pesan singkat dan panggilan telepon yang dilayangkan belum mendapatkan respons.

‎Keseriusan Kejari Kendari membongkar kasus ini dibuktikan dengan aksi penggeledahan maraton, pada Selasa (31/3/2026).

Tim Pidsus menyisir Gedung PPG dan Gedung FKIP UHO selama berjam-jam.

‎Hasilnya, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial, seprti Dokumen Penting terkait alokasi dan penggunaan anggaran, perangkat Elektronik berupa Laptop dan alat komunikasi untuk menelusuri jejak digital. dan sejumlah uang yang diduga berkaitan erat dengan perkara tersebut. (*)

Kecelakaan Maut di Poros Konda-Moramo Utara: Pengendara Vixion Asal Ranomeeto Tewas di Tempat

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement