FAKTAINDONESIA.NET – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan membantu masyarakat kurang mampu melalui gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) ke-78.
Acara yang berlangsung di pelataran Kantor Wali Kota Kendari pada Senin (6/10/2025) ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi bukti keseriusan Pemkot menekan laju inflasi dan memastikan rakyat dapat mengakses pangan murah.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan bahwa bersama seluruh jajarannya, mereka terus berupaya keras memastikan ketersediaan dan kestabilan pasokan pangan di seluruh wilayah kota.
”Kami terus memantau harga bahan pokok setiap hari di pasar-pasar. Komitmen kami jelas: inflasi tidak boleh terjadi, namun kami juga harus berhati-hati agar tidak terjadi deflasi yang bisa merugikan masyarakat,” katanya pada Senin, (6/10/2026).
Dalam GPM ke-78 ini, warga mendapatkan harga komoditas pokok yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Selisih harga yang signifikan ini sangat membantu daya beli masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi.
Misalnya, harga satu karung beras dalam GPM hanya Rp50.000, padahal di pasar mencapai Rp62.000. Penghematan ini menunjukkan efektivitas program dalam meringankan beban belanja warga.
Tidak berhenti pada stabilitas harga, Pemkot Kendari juga aktif menyalurkan bantuan sosial. Melalui kerja sama dengan Baznas, bantuan diserahkan kepada 100 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu.
Bantuan ini bersifat komprehensif, tidak hanya berfokus pada pangan, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dasar lainnya.
”Bantuan ini tidak hanya bahan pangan. Kami memperhatikan kebutuhan sosial masyarakat, mulai dari penanganan rumah tidak layak huni, layanan kesehatan, hingga pendidikan,” jelas Wali Kota.
Sebagai bukti nyata perhatian pada sektor pendidikan, Pemkot telah menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu. Bahkan, biaya pendidikan di Kota Kendari saat ini sepenuhnya gratis, sebuah terobosan untuk menjamin masa depan generasi penerus.
Program GPM ini sekaligus menjadi tindak lanjut Pemkot Kendari terhadap program nasional Presiden.(*)


Comment