SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Mahasiswa Unsultra Pertanyakan Legalitas Pelantikan Rektor, Sebut Pelantikan Andi Bahrun Ilegal

FAKTAINDONESIA.NET – Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menghadiri prosesi pelantikan rektor yang digelar salah satu hotel di kota kendari berakhir ricuh.

Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap undangan resmi yang diterima, sekaligus untuk meminta kejelasan atas legalitas pelantikan tersebut.

Presiden Mahasiswa Unsultra, Andi Reza Saputra, mengatakan bahwa mahasiswa hadir bukan untuk membuat kegaduhan, tetapi untuk menjalankan hak mereka sebagai civitas akademika dalam mempertanyakan proses pelantikan yang dinilai masih menyisakan tanda tanya.

“Kami hadir karena diundang dan kami sebagai mahasiswa berhak mempertanyakan keabsahan dari pelantikan tersebut kepada ketua yayasan dan rektor yang dilantik,” katanya, Rabu (31/12/2025).

Andi Reza menyebut mahasiswa hingga kini masih kebingungan lantaran munculnya dualisme rektordi lingkungan Unsultra.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

“Karena kami sampai hari ini sebagai mahasiswa masih bingung karena adanya dua rektor di kampus kami,” jelasnya.

Ia juga menyoroti lamanya masa jabatan rektor yang kembali dilantik.

“Kita juga berhak mempertanyakan rektor yang dilantik hari ini yang sudah 12 tahun menjabat,” tegasnya sambil meminta pihak yayasan memberikan penjelasan terbuka kepada mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unsultra, Fikran, menilai bahwa mahasiswa menjadi pihak yang paling terdampak dari dualisme kepemimpinan di Unsultra.

“Kami mewakili seluruh mahasiswa Unsultra membutuhkan klarifikasi karena dengan dualisme rektor kami sebagai korban,” ujarnya.

‎Aksi Koboi Oknum Ketua BPD di Muna Barat: Ayunkan Parang hingga Hajar Warga di Pinggir Jalan

Fikran juga mengungkapkan bahwa mahasiswa sempat dikeluarkan dari ruang pelantikan saat mencoba menyampaikan pertanyaan mengenai legalitas pelantikan.

“Karena kami tadi hadir mempertanyakan terkait legalitas, tetapi kami dikeluarkan dari forum pelantikan rektor Andi Bahrun. Artinya, pelantikan tersebut kami anggap ilegal,” tegasnya.

“Kami juga akan meminta penjelasan kepada yayasan yang dilantik oleh pak nur alam dan PLT Rektor biar kami sebagai mahasiswa tau kebenarannya semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa akan meminta penjelasan langsung dari seluruh pihak yang terkait dalam polemik kepemimpinan Unsultra.

“Kami juga akan meminta penjelasan kepada yayasan yang dilantik oleh Pak Nur Alam dan PLT Rektor, supaya kami sebagai mahasiswa tahu kebenarannya dari semua pihak,” ujarnya.

Rasmin Jaya: Mahasiswa Sultra Bisa Jadi Lokomotif Pergerakan Respon Krisis Multidimensi

Para mahasiswa berharap yayasan maupun struktur kepemimpinan kampus dapat segera memberikan klarifikasi resmi agar polemik tidak berkepanjangan dan tidak mengganggu stabilitas akademik di Unsultra. (*)

 

Editor : Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement