SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Gara-gara Keranjang di Setang, Pengendara Motor di Kolono Hilang Kendali Hingga Tewas Tabrak Terios

Kondisi kendaraan motor Honda Revo milik korban yang ringsek usai terlibat tabrakan maut dengan mobil Terios di Jalan Poros Kolono, Konsel, Minggu (11/1/2026).

FAKTAINDONESIA.NET – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Konawe Selatan (Konsel).

Seorang pengendara motor wanita bernama Sidriani (23) meninggal dunia setelah bertabrakan dengan sebuah mobil SUV di Kelurahan Kolono, Kecamatan Kolono, Minggu (11/1/2026) pagi.

Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 07.30 WITA ini dipicu oleh modifikasi beban kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya, sehingga mengganggu fungsi kemudi motor korban.

Kasat Lantas Polres Konsel, IPTU Muhammad Subhan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban yang merupakan warga Desa Silea melaju dari arah Kolono menuju Kolono Timur. Sidriani saat itu mengendarai motor Honda Revo hitam.

Berdasarkan hasil olah TKP, motor yang dikendarai korban membawa beban keranjang di bagian depan. Beban tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama korban kehilangan kendali.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

“Beban keranjang tersebut menghambat pergerakan setang motor, sehingga korban kehilangan kendali dan kendaraannya bergerak masuk ke jalur kanan (jalur lawan),” ungkap IPTU Muhammad Subhan saat dikonfirmasi, Minggu (11/1).

Pada saat motor korban masuk ke jalur kanan, sebuah mobil Daihatsu Terios putih bernomor polisi DT 1479 KH meluncur dari arah berlawanan. Mobil tersebut dikemudikan oleh Laroto (36), warga Kota Kendari.

Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindarkan. Benturan keras tersebut menyebabkan Sidriani mengalami luka-luka yang sangat serius, termasuk luka robek di bagian kepala dan patah tulang paha sebelah kanan.

Meski warga dan petugas sempat mengevakuasi korban ke Puskesmas Kolono untuk mendapatkan perawatan darurat, nyawa Sidriani tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa luka fisik yang berarti.

Satlantas Polres Konsel telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat untuk penyelidikan lebih lanjut. Total kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp4 juta.

‎Aksi Koboi Oknum Ketua BPD di Muna Barat: Ayunkan Parang hingga Hajar Warga di Pinggir Jalan

Atas kejadian ini, IPTU Muhammad Subhan memberikan peringatan tegas kepada para pengendara di Konawe Selatan agar tidak mengabaikan aspek keamanan kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kendaraan digunakan sesuai peruntukannya. Jangan memodifikasi atau membawa beban yang dapat mengganggu fungsi kendali kendaraan, karena nyawa taruhannya.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement