FAKTAINDONESIA.NET – Infrastruktur jalan lingkar di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara, kembali menjadi sorotan. Jembatan darurat yang menghubungkan Desa Mosolo dan Desa Waturai dilaporkan mengalami kerusakan parah, sehingga memutus akses transportasi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas.
Kondisi jembatan yang hanya terbuat dari susunan batang kelapa tersebut kini sangat memprihatinkan. Kerusakan serius terlihat pada bagian lantai dan penyangga utama, yang mengakibatkan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat lagi melintasi jalur tersebut.
Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima redaksi, tampak lubang besar menganga di bagian tengah jembatan yang memperlihatkan konstruksi rapuh dan berisiko ambruk kapan saja.
“Jalan lingkar Kabupaten Konawe Kepulauan, penghubung antara Mosolo dan Desa Waturai. Jembatan batang kelapa jatuh, sudah dua minggu ini,” ujar seorang pria dalam video tersebut sembari memperingatkan warga lainnya untuk berhati-hati.
Keluhan ini menggambarkan betapa gentingnya situasi di lapangan yang sudah berlangsung selama empat belas hari tanpa ada penanganan darurat.
Lumpuhnya jembatan ini berdampak langsung pada sendi kehidupan masyarakat di kedua desa. Warga kini kesulitan mengakses jalur utama yang selama ini menjadi urat nadi untuk keperluan ekonomi, distribusi barang, akses pendidikan bagi anak sekolah, hingga pelayanan kesehatan.
Mengingat jalur Mosolo–Waturai merupakan akses vital, keterputusan ini menyebabkan warga terisolasi secara mobilitas.
Hingga saat ini, Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah penanganan jembatan tersebut.
Namun, warga sangat berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen guna menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan





Comment