SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Mencekam, Bocah di Konawe Utara Nyaris Tewas Dililit Ular Piton Saat Sedang Tidur

Foto (Kiri): Suasana di ruang perawatan medis saat korban bocah perempuan mendapatkan penanganan darurat setelah serangan ular piton, Kamis (15/1/2026). Foto (Kanan): Penampakan ular piton berukuran besar yang berhasil dilumpuhkan warga setelah melilit korban di Desa Oheo Trans, Konawe Utara.

FAKTAINDONESIA.NET – Warga Desa Oheo Trans, Kabupaten Konawe Utara (Konut), digegerkan oleh peristiwa mengerikan yang menimpa seorang bocah perempuan pada Kamis (15/1/2026) dini hari.

Korban dilaporkan nyaris kehilangan nyawa setelah seekor ular piton berukuran besar masuk ke dalam rumah dan melilit tubuhnya saat sebagian besar warga tengah terlelap sekitar pukul 01.00 WITA. Akibat luka serius dan trauma hebat yang dialami, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Kabar mencekam ini pertama kali mencuat ke publik dan viral setelah akun media sosial bernama Nilam membagikan kronologi singkat kejadian tersebut. “Astagfirullah halazim, kejadian semalam di Desa Oheo Trans sekitar jam 01.00.

Seorang anak kecil sempat dililit ular dan telah dilarikan ke rumah sakit,” tulis Nilam dalam unggahannya yang memicu gelombang simpati sekaligus ketakutan bagi warga. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap ancaman predator yang mulai mengintai hingga ke dalam area pemukiman.

Pihak kepolisian setempat melalui Humas Polres Konawe Utara, Aiptu Muhammad Iqbal, membenarkan adanya laporan mengenai serangan ular maut tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi untuk memberikan keterangan mengenai kronologi detail di lapangan.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Oheo Trans belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi terkini korban maupun langkah antisipasi desa terhadap ancaman hewan liar di wilayah tersebut.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement