SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Berita Sultra

Atlet Bela Diri Sultra Mengadu ke Nur Alam, Soroti Janji Bonus Gubernur ASR dan Ketua KONI yang Tak Kunjung Terealisasi

Sejumlah atlet peraih medali PON Bela Diri Kudus 2025 saat berdialog dan menyampaikan aspirasi mereka di kediaman Nur Alam di Kendari, Jumat (17/4/2026).

FAKTAINDONESIA.NET,  KENDARI – Sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) bela diri Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi kediaman mantan Gubernur Sultra, Nur Alam, Jumat (17/4/2026).

Kedatangan mereka bertujuan untuk mengadukan ketidakjelasan realisasi bonus medali yang sebelumnya dijanjikan secara terbuka oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dan Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar.

Para atlet tersebut merupakan peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Meski kontingen Sultra sukses menyabet dua medali perak dan tujuh medali perunggu, namun hingga April 2026, apresiasi berupa uang tunai yang dijanjikan tak kunjung masuk ke kantong para pejuang olahraga tersebut.

Perwakilan atlet, Muhammad Mulaidi, mengungkapkan kekecewaannya karena penyerahan bonus pada Januari 2026 lalu hanya dilakukan secara simbolis melalui plakat.

Dokumentasi penyerahan bonus secara simbolis pada Januari 2026 lalu yang hingga kini dipertanyakan realisasinya oleh para atlet bela diri Sultra.

“Sejak penyerahan plakat itu, kami terus menanyakan ke KONI, tapi jawabannya selalu belum cair. Tidak ada kepastian, padahal kami sudah mengorbankan pekerjaan dan pendidikan demi mengharumkan nama daerah,” cetusnya. Diketahui, total bonus yang belum terealisasi mencapai Rp310 juta.

Bupati Buton Utara Hadiri Musyawarah Daerah PERADI, Momentum Evaluasi dan Penguatan Organisasi

Menanggapi aduan tersebut, Nur Alam yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KONI Sultra menyatakan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa janji yang sudah disampaikan ke publik wajib dipenuhi agar tidak merusak kepercayaan atlet. “Ini bukan hanya soal bonus, tapi soal komitmen dan penghargaan terhadap perjuangan atlet.

Jangan sampai atlet dibiarkan menunggu tanpa kepastian. Saya mendesak Gubernur dan Ketua KONI segera menuntaskan kewajiban ini,” tegas Nur Alam.

Editor: Redaksi | Laporan: Sul

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement