FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), menunjukkan aktivitas tektonik cukup dinamis selama bulan April 2026.
Berdasarkan data BMKG, pekan ketiga April (17–23 April), tercatat sebanyak 22 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.
Penyebaran kejadian gempa bumi ini melingkupi 10 kabupaten dan kota yang berada di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kota Kendari mencatat frekuensi aktivitas tertinggi dengan total 10 kejadian selama periode pekan ketiga tersebut.
Kabupaten Konawe Selatan berada di urutan berikutnya dengan mencatat empat kejadian gempa bumi dalam rentang waktu yang sama.
Selain dua wilayah tersebut, masing-masing satu kejadian gempa juga terdeteksi di Kolaka Timur, Kolaka, Kota Baubau, dan Wakatobi.
Wilayah lainnya yang turut mencatat satu kali kejadian gempa adalah Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, serta Kabupaten Muna.
Dari total 22 kejadian tersebut, dua gempa di antaranya dilaporkan sempat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Kedua gempa yang dirasakan terjadi di Kota Kendari pada 17 April 2026, dengan intensitas getaran berada pada skala II–III MMI.
Meskipun getaran tersebut menyebabkan benda ringan bergoyang, BMKG menegaskan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Is



Comment