SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Viral Video Kekerasan di Iwoimendaa Kolaka: Pemuda Dihajar Brutal, Warga Sekitar Hanya Menonton

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda di Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Senin (4/5/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, KOLAKA – Jagat maya Sulawesi Tenggara kembali dihebohkan dengan rekaman video kekerasan yang memicu amarah publik. Seorang pemuda berinisial AR di Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pemuda.

Ironisnya, aksi kekerasan tersebut berlangsung di depan mata banyak orang yang tampak hanya diam membisu tanpa upaya melerai.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat suasana mencekam saat korban yang mengenakan baju biru tak berdaya menghadapi serangan membabi buta. Seorang pelaku berbaju hitam tampak melayangkan pukulan dan tendangan berkali-kali ke arah tubuh korban.

Meski korban sudah terpojok dan tidak memberikan perlawanan berarti, aksi main hakim sendiri tersebut terus berlanjut.

Sikap para saksi di lokasi kejadian menjadi sorotan tajam netizen. Bukannya menghentikan aksi anarkis tersebut, sejumlah orang di tempat kejadian justru terlihat hanya menonton.

Jadikan Rumah Orang Tua Lokasi Transaksi, Dua Pemuda di Laeya Konsel Diciduk Polisi Bersama Paket Sabu

Video ini pertama kali mencuat setelah diunggah oleh akun media sosial Farida, yang mengonfirmasi bahwa korban adalah anggota keluarganya. “Telah terjadi perundungan (bullying) di Kecamatan Iwoimendaa,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Hingga saat ini, motif pasti di balik kemarahan pelaku belum diketahui secara jelas. Namun, desakan agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku mulai mengalir deras dari masyarakat.

Publik berharap ada tindakan tegas terhadap aksi premanisme yang meresahkan ini agar tidak menjadi preseden buruk di wilayah hukum Kabupaten Kolaka.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Tragedi Mobil Parkir di Kota Kendari: Bocah Panti 5 Tahun Tewas, Polisi Endus Unsur Kelalaian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement