FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Perebutan kursi nomor satu di Universitas Halu Oleo (UHO) memasuki babak baru. Melalui Rapat Senat Khusus Tertutup yang digelar di Gedung Rektorat UHO pada Jumat pagi (10/7/2026), tiga nama resmi ditetapkan sebagai Calon Rektor UHO periode berikutnya.
Dalam proses penyaringan yang berlangsung sengit tersebut, Prof. Ida Usman sukses mendominasi dengan mengamankan dukungan tertinggi, yakni 15 suara.
Posisi kedua ditempati oleh Prof. Takdir Saili yang mengantongi 11 suara, disusul ketat oleh Dr. Herman di posisi ketiga dengan perolehan 10 suara. Ketiganya dipastikan melenggang ke tahap pemilihan akhir.
Sementara itu, langkah tujuh bakal calon rektor lainnya harus terhenti di tahap ini karena tidak mendapatkan suara yang cukup untuk masuk ke posisi tiga besar.

Papan digital hasil perolehan suara turus resmi dalam Rapat Senat Khusus Tertutup Penyaringan Calon Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026-2030 yang memperlihatkan keunggulan mutlak Prof. Ida Usman dengan 15 suara di Gedung Rektorat UHO, Kendari, Jumat (10/07/2026).
Berikut adalah rincian perolehan suara mereka:
Prof. Dr. Edy Karno: 5 suara
Prof. Dr. Ruslin: 3 suara
Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande: 2 suara
Prof. Dr. Yusuf Sabilu: 1 suara
Dr. Baru Sadarun: 0 suara
Prof. Ma’ruf Kasim: 0 suara
Dr. Muliddin: 0 suara
Proses penjaringan ini sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Rabu (1/7/2026) lalu. Namun, panitia sempat melakukan penundaan akibat ditemukannya kekeliruan administratif pada Surat Keputusan (SK) anggota Senat UHO.
Setelah SK tersebut diperbaiki dan diselaraskan kembali, barulah rapat senat khusus ini dapat digelar hari ini sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.
Selanjutnya, ketiga calon rektor yang lolos akan bersiap menghadapi tahap akhir pemilihan untuk menentukan siapa yang akan memimpin kampus hijau UHO ke depan.
Editor : Redaksi | Laporan : Wan





Comment