FAKTAINDONESIA.NET, BUTON – Warga Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan di dalam bangunan tua bekas Kantor UPTD Diknas Pendidikan, Jalan Poros Baubau-Kapontori.
Saat ditemukan, kondisi bayi sangat memprihatinkan karena diduga telah ditinggalkan selama lebih dari 24 jam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Buton AKP Sunarton Hafala, mengatakan peristiwa ini bermula pada Rabu pagi sekira pukul 09.30 WITA.
Dimana seorang warga bernama Rahman tengah berjalan kaki melintas di depan gedung kosong tersebut. Langkahnya terhenti saat mendengar suara tangisan bayi yang samar dari dalam bangunan. Curiga dengan suara tersebut, Maman langsung melaporkan temuannya ke penjagaan Polsek Kapontori.
Mendapat laporan warga, personel piket Polsek Kapontori segera berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Buton dan langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
”Saat petugas memasuki bangunan, mereka menemukan bayi malang tersebut tergeletak di atas lantai dengan hanya beralaskan selimut. Kondisinya sangat miris bagian wajah bayi sudah dikerumuni semut merah, kotorannya telah mengering, dan tubuhnya dalam keadaan sangat lemas,” katanya
“Diperkirakan bayi tersebut sudah ditinggalkan di lokasi lebih dari 1×24 jam,” tambahnya.
Petugas langsung mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Kapontori untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Beruntung, berkat kesigapan bidan dan tim medis yang memberikan perawatan intensif serta asupan susu, kondisi bayi saat ini dinyatakan telah membaik dan dalam keadaan sehat.
Kasus pembuangan bayi ini kini sedang ditangani secara serius oleh pihak kepolisian.
Kasat Reskrim bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Buton telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti guna memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri.
Editor : Redaksi | Laporan : Wan





Comment