FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI — Kerja-kerja jurnalistik di Sulawesi Tenggara kembali mendapat sorotan usai Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sultra, Ridwan Badallah, melontarkan ucapan kontroversial kepada seorang jurnalis. Ridwan menyebut wartawan yang bertanya mengenai PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) kepada Gubernur Sultra dengan istilah “idiot”.
Kejadian ini bermula saat seorang wartawan dari media Kendarihariini mengajukan pertanyaan kepada Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), terkait keberadaan dan polemik PT TMS pada Selasa (8/9/2026). Rekaman interaksi tersebut kemudian beredar luas di media sosial.
Menanggapi video viral tersebut, Ridwan Badallah menyampaikan pandangannya melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya pada Rabu (9/9/2026). Namun, alih-alih memberikan klarifikasi berbasis substansi, Ridwan justru menyerang pribadi jurnalis penanya.
“Kapasitas gubernur itu bukan TMS. Silakan, wartawan, oknum wartawan yang saya katakan tadi iseng, kalau saya anggap idiot ya,” ujar Ridwan dalam unggahan videonya.
Ridwan berdalih bahwa persoalan sanksi maupun kewajiban PT TMS seharusnya dialamatkan kepada aparat penegak hukum (APH) atau Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), bukan ditanyakan langsung kepada gubernur.
Pernyataan emosional pejabat eselon II tersebut mendadak menggeser fokus perhatian publik. Isu awal mengenai transparansi PT TMS kini berkembang menjadi sorotan tajam atas etika dan kepatutan seorang pejabat publik dalam merespons insan pers yang sedang menjalankan fungsi kontrol sosial.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment