KENDARI – Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) 2025 di Sulawesi Tenggara membawa dampak positif yang signifikan terhadap lalu lintas penumpang di Bandara Haluoleo Kendari.
Peningkatan jumlah penumpang ini terlihat jelas pada data perbandingan minggu ke minggu.
Data yang dirilis pihak Bandara Haluoleo menunjukkan lonjakan tajam pada hari Senin dan Selasa. Pada hari Senin, 25 Agustus 2025, jumlah penerbangan tiba dan berangkat naik 10% dibandingkan Senin minggu sebelumnya.
Penumpang yang tiba juga meningkat 4,7% (dari 1.643 menjadi 1.721 orang), sementara penumpang yang berangkat naik 1,6% (dari 1.396 menjadi 1.418 orang).
Peningkatan yang lebih drastis terjadi pada Selasa, 26 Agustus 2025, yang disebut sebagai puncak kedatangan peserta Rakornas.
Jumlah penerbangan naik 22,2% dibandingkan Selasa minggu sebelumnya. Penumpang yang tiba melonjak 30,3% (dari 1.359 menjadi 1.771 orang), dan penumpang berangkat naik 11,5% (dari 1.126 menjadi 1.255 orang).
Humas Bandara Haluoleo, Nurlansah, menjelaskan bahwa lonjakan ini memang disebabkan oleh kedatangan para peserta Rakornas.
Untuk mendukung kelancaran acara, Bandara Haluoleo juga telah menerima surat resmi dari maskapai Garuda Indonesia terkait penambahan penerbangan (extra flight) pada tanggal 26 dan 29 Agustus 2025.
Penambahan penerbangan ini bertujuan untuk melayani arus kedatangan dan kepulangan seluruh peserta Rakornas.
Bandara Haluoleo Kendari menegaskan kesiapannya dalam memberikan pelayanan terbaik guna memastikan kelancaran transportasi udara demi suksesnya penyelenggaraan Rakornas PHD 2025 di Sulawesi Tenggara.(*)




Comment