SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum

Personel Ditpolairud Polda Sultra Amankan Terduga Pembawa Bahan Peledak Ikan di Perairan Kolaka

FAKTAINDONESIA.NET — Personel Subdit Gakkum Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tenggara berhasil mengamankan seorang pria yang diduga membawa bahan peledak jenis bom ikan di wilayah pesisir Pantai Desa Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Rabu (9/10/2025).

Direktur Polairud Polda Sultra Kombes Pol Saminata,  melalui Kasubdit Gakkum AKBP Tendri Wardi, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari kegiatan penyelidikan rutin yang dilakukan tim Ditpolairud di kawasan pesisir Kolaka.

“Saat patroli berlangsung, personel menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahan peledak yang diduga akan digunakan untuk aktivitas penangkapan ikan secara ilegal,” ujar AKBP Tendri Wardi.

Kegiatan penegakan hukum ini dipimpin oleh Ipda Rahmat Subair, bersama personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra. Polisi kemudian mengamankan seorang nelayan berinisial US (38) beserta sejumlah barang bukti.

Dari tangan pelaku, petugas menyita enam botol kaca berisi pupuk bahan siap ledak, dua botol plastik berisi pupuk, sepuluh buah dopis, dan beberapa barang bukti lainnya yang diduga akan digunakan dalam praktik pengeboman ikan.

Diduga Pelaku TPKS Oknum Personel Polres Bombana, Korban Minta Penanganan Kasus Ditarik ke Polda Sultra

AKBP Tendri Wardi menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan merupakan pelanggaran hukum serius dan dapat merusak ekosistem laut.

“Tindakan ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan nelayan dan merusak terumbu karang yang menjadi habitat ikan,” katanya.

Ditpolairud Polda Sultra akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di seluruh wilayah perairan Sulawesi Tenggara guna mencegah praktik illegal fishing dan menjaga kelestarian sumber daya alam laut.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut serta kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (*)

Insiden Mencekam Gerak Jalan HUT RI di Muna: Peserta Wanita Pingsan Ditabrak F1ZR, Pelaku Melarikan Diri

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement