SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Baru 4 Bulan Berdiri, Dojo Saibun Sudah Cetak 100 Karateka Muda di Sultra ‎

FAKTAINDONESIA.NET – Dojo Saibun terus menegaskan eksistensinya sebagai pusat pembinaan karate yang serius dan terstruktur bagi generasi muda Sulawesi Tenggara (Sultra). Meski baru berdiri sekitar empat bulan pada 2025, dojo ini tumbuh pesat dengan jumlah anggota sudah menembus 100 orang.

‎Ketua Dojo Saibun, Amril Sabara, mengatakan pihaknya berkomitmen membentuk karakter dan fisik para anggota melalui latihan intensif yang digelar setiap hari.

‎“Daripada anak-anak menghabiskan waktu bermain game, lebih baik kita arahkan ke olahraga agar tetap sehat dan bugar, seperti karate,” ujarnya.

‎Amril menegaskan, Dojo Saibun terbuka untuk semua usia mulai anak-anak hingga dewasa. Karate, kata dia, bukan hanya soal teknik bela diri, tetapi juga wadah pembentukan mental, kedisiplinan, dan peluang karier bagi generasi muda.

‎“Karate bisa menjadi bekal masa depan, termasuk bagi mereka yang bercita-cita menjadi tentara atau polisi,” katanya.

‎Tak berhenti di Kendari, Amril menargetkan ekspansi dojo ke berbagai kabupaten di Sultra. “Saat ini baru ada di Kota Kendari. Insyaallah ke depan kami akan membuka cabang di daerah lain,” ujarnya optimistis.

‎Meski baru berkembang, Dojo Saibun telah memiliki rekam jejak membanggakan. Atlet-atlet binaannya pernah tampil pada Kejuaraan Asia 2023 di Malaysia dan sukses membawa pulang tiga medali perak serta satu perunggu prestasi yang menegaskan kualitas pembinaan mereka.

‎Dojo ini kini menargetkan pengiriman atlet ke berbagai event lokal, nasional, hingga internasional.

‎Di sisi lain, dukungan orang tua turut memperkokoh kepercayaan publik terhadap pembinaan Dojo Saibun. Salah satu wali murid, Jumhari Baco, mengaku puas dengan pola latihan yang diterapkan.

‎“Pelatih disiplin namun tetap perhatian. Anak kami merasa nyaman dan selalu bersemangat. Kami melihat perkembangan besar dalam kepercayaan diri dan kedisiplinannya,” ungkapnya.

‎Ia menilai Dojo Saibun bukan hanya mengajarkan teknik karate, tetapi juga nilai-nilai penting seperti disiplin, rasa hormat, dan tanggung jawab.

‎ “Lingkungannya aman dan suportif. Setelah beberapa bulan, anak kami jauh lebih percaya diri, fokus belajar, dan semakin aktif,” tuturnya.(*)

Editor : Samsul | Laporan : Wan ‎

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement