FAKTAINDONESIA.NET – Gelombang unjuk rasa mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) pecah di depan Kantor Bank BTN Cabang Kendari pada Rabu (28/1/2026) pagi.
Puluhan massa aksi merangsek ke Jalan Jenderal Ahmad Yani untuk menuntut keterbukaan pihak perbankan terkait pemblokiran sepihak rekening yayasan kampus yang dinilai telah melumpuhkan aktivitas mahasiswa selama beberapa bulan terakhir.
Massa aksi menuding bahwa pemblokiran rekening tersebut bukan sekadar kendala administrasi biasa, melainkan adanya dugaan kongkalikong antara pihak Bank BTN dengan kepemimpinan Andi Bahrun.
Mahasiswa menegaskan bahwa status Andi Bahrun saat ini adalah demisioner, sehingga segala bentuk intervensi maupun legalitas tindakannya terhadap rekening yayasan patut dipertanyakan secara hukum.
Dampak dari pemblokiran ini mengakibatkan macetnya aliran dana untuk berbagai kegiatan eksternal yang menjadi hak para mahasiswa.
Dalam orasinya, mahasiswa mendesak pihak Bank BTN Kendari untuk segera membuka blokir rekening tersebut karena dianggap tidak memiliki alasan kuat untuk menahan anggaran demi kepentingan akademik.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan sementara pihak perbankan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan adanya kepentingan titipan dalam kebijakan pemblokiran tersebut.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan





Comment