FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Terjadi gempa bumi, yang mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (28/3/2026), sekira pukul 23:56 Wib.
Dilansir media Fakta Indonesia dari unggahan media sosial Stasiun Geofisika Kendari, pada Minggu (29/3/2026), parameter gempa mencatat magnitudo 2,6.
Kejadian ini masih termasuk dalam kategori gempa ringan, namun cukup terasa bagi penduduk setempat.
Episenter gempa terletak di koordinat 4,01 LS dan 121,56 BT, precisely 8 km barat laut pusat Kota Kolaka, masih di daratan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kedalaman hiposenter hanya 3 km, menjadikannya gempa dangkal yang khas di kawasan rawan tektonik.
Penyebab utamanya? Aktivitas sesar Kolaka yang aktif, salah satu patahan geologis utama di Sulawesi yang kerap memicu getaran serupa.
Berdasarkan rilis yang diterbitkan Plt Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, peta guncangan (Shakemap) BMKG, intensitas terkuat mencapai skala II-III MMI di dua kecamatan utama.
“Di Kecamatan Latambaga dan Kolaka, warga merasakan getaran nyata seperti truk berlalu di depan rumah,” katanya mengutip rilis resmi.
Hingga kini, berita baiknya: belum ada laporan kerusakan material, korban jiwa, atau gangguan infrastruktur signifikan.
Monitoring BMKG ketat menunjukkan belum ada aftershock atau gempa susulan hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 00:30 WIB.
Warga Kolaka diimbau tetap tenang tapi waspada, mengingat potensi aktivitas sesar yang tak terduga.
Untuk update terkini, selalu rujuk sumber resmi BMKG via Instagram/Twitter @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, Telegram @InaTEWS_BMKG.
Serta aplikasi mobile WRS-BMKG atau InfoBMKG di iOS dan Android—jaga informasi akurat demi keselamatan bersama. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Sul


Comment