FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Terjadi gempa bumi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (13/4/2026) kemarin.
Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini, memiliki parameter update dengan magnitudo 2,3.
Episenter gempa bumi terletak koordinat 4,12 LS dan 121,61 BT, tepatnya berlokasi di darat jarak 20 km Tenggara Kendari, Provinsi Sultra, kedalaman 5 km.
“Hari Senin, 13 April 2026, pukul 22:39:05 WIB, wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara diguncang gempa bumi tektonik. Analisis BMKG, bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 2,3.”
“Episenter gempa koordinat 4,12 LS dan 121,61 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 km Tenggara Kendari,” tulis BMKG, dikutip dari laman Facebook resmi Stasiun Geofisika Kendari.
Menurut BMKG, gempa bumi ini dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari Segmen Central.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di rasakan hingga di luar Kota Kendari.
“Dirasakan di Moramo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah),” ungkap Stasiun Geofisika Kendari.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan, yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hingga pukul 23:10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempabumi susulan (aftershock). (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Is


Comment