FAKTAINDONESIA.NET, BOMBANA – Warga Lingkungan Bajo Barat, Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), digegerkan penemuan sesosok mayat pria.
Mayat pria tersebut ditemukan warga mengapung di permukaan laut, pada Sabtu 04/4/2026) sekira pukul 11.00 Wita.
Korban diketahui bernama Rustam (40), seorang pekebun asal Kelurahan Kastarib, Kecamatan Poleang, Bombana.
Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim mengatakan, penemuan jasad pria bermula saat seorang nelayan bernama Doyo (20), pulang dari mencari gurita di laut.
”Saat mendekati pesisir, saksi melihat sebuah jerigen putih mengapung. Namun, ketika didekati, ia terkejut karena menemukan sesosok tubuh pria tenggelam sebagian, sambil berpegangan pada jerigen tersebut,” kata Hakim.
Sehingga saksi melaporkan temuannya kepada nelayan lain, Herdi dan Justang.
Bersama-sama, mereka kembali ke lokasi mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Boepinang Barat.
Selanjutnya, nelayan lainnya, Najir, menghubungi pihak kepolisian.
Setelah tiba di lokasi dan membawa jasad korban ke Puskesmas Poleang, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
”Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan sementara, korban terseret arus saat melaut seorang diri, hingga akhirnya tenggelam,” ujarnya.
Pemeriksaan luar tenaga medis Puskesmas Poleang menemukan adanya luka pada pelipis kanan serta lecet di siku kanan korban.
Luka tersebut diduga akibat benturan saat korban terbawa arus laut.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Mereka juga telah menandatangani berita acara penolakan visum dan autopsi.
Diketahui, korban selama ini kerap melaut seorang diri untuk mencari ikan.
Rencananya, jenazah Rustam akan dimakamkan di Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, pada hari yang sama. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment