SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

MIRIS Video Perundungan Siswi SMPN 5 Kendari Viral, Korban Dipaksa Pel Meja Pakai Baju Sendiri

Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan di SMPN 5 Kendari. Tampak seorang siswi dipaksa membersihkan meja menggunakan pakaian sekolahnya di bawah intimidasi pelaku

FAKTAINDONESIA.NET – Dunia pendidikan di Kota Kendari kembali tercoreng. Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi perundungan (bullying) terhadap seorang siswi di SMPN 5 Kendari viral di berbagai platform media sosial, memicu kecaman luas dari masyarakat.

Dalam rekaman video yang diterima redaksi, terlihat aksi intimidasi yang dilakukan oleh seorang siswi terhadap teman sekolahnya di dalam ruang kelas. Kejadian bermula saat pelaku sengaja menuangkan air ke atas meja, lalu dengan nada memaksa memerintahkan korban untuk membersihkan tumpahan air tersebut menggunakan seragam yang sedang dipakainya.

Intimidasi Fisik dan Psikis Tak hanya perlakuan merendahkan tersebut, pelaku juga terekam beberapa kali melakukan kontak fisik secara kasar dengan mendorong kepala korban. Korban yang tampak ketakutan hanya bisa terdiam dan menuruti perintah pelaku tanpa memberikan perlawanan.

Sontak, video berdurasi singkat tersebut mengundang reaksi keras dari warganet. Banyak pihak menyayangkan lemahnya pengawasan serta pembinaan karakter di lingkungan sekolah tersebut.

Desakan Sanksi Tegas Viralnya video ini memicu desakan agar pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari segera mengambil tindakan tegas. Masyarakat meminta adanya sanksi nyata bagi pelaku serta perlindungan psikologis bagi korban agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

PLN ULTG Kolaka Sosialisasikan Manfaat Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan kepada Masyarakat

Hingga berita ini diturunkan, redaksi FAKTAINDONESIA.NET masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepala Sekolah SMPN 5 Kendari dan pihak berwajib terkait langkah hukum atau sanksi disiplin yang akan diambil terhadap oknum siswi yang terlibat dalam video tersebut. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Tim Liputan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement