SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi Berita Sultra

Niat Tagih Utang Malah Berujung Petaka: Ibu Bhayangkari di Konsel Diduga Siram Korban Pakai Air Panas

Seorang wanita diduga menjadi korbn penyiraman air panas, dilakukan seorang ibu bhayangkari di BTN Sahira, Kelurahan Ranomeeto, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (25/5/2026).

‎FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE SELATAN – Niat hati ingin meminta kembali haknya, seorang wanita berinisial DL (33) justru harus dilarikan ke puskesmas.

DL menjadi korban penganiayaan tragis setelah diduga disiram air panas seorang ibu Bhayangkari (istri polisi) berinisial RI, saat menagih utang.

‎Peristiwa memilukan ini terjadi di BTN Sahira, Kelurahan Ranomeeto, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (25/5/2026).

Tak terima dengan aksi kekerasan tersebut, korban langsung menyeret kasus ini ke ranah hukum.

‎Suami korban, AR, membeberkan petaka ini bermula saat ia dan istrinya mendatangi kediaman RI.

Maksud kedatangan, untuk menagih uang pinjaman telah dipinjam pelaku sejak Februari 2026 lalu.

‎Awalnya, pertemuan tersebut berlangsung biasa. Namun, situasi mendadak memanas hingga berujung pada adu mulut.

‎“Awalnya mereka sempat berbincang di teras rumah, tetapi kemudian terjadi cekcok mulut,” ungkap AR saat ditemui, Selasa (26/5/2026).

‎Di tengah ketegangan memuncak, RI tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Detik-detik Pelajar di Konawe Terpental Ditabrak Motor, Aksi Tragis Terekam CCTV

Bukannya meredam emosi, ia justru keluar membawa segayung air panas dan melontarkan ancaman.

‎ “Terlapor sempat mengatakan, ‘Saya siram ko,’ sebanyak dua kali sebelum akhirnya menyiramkan air panas ke tubuh korban,” tambah AR.

‎Akibat aksi nekat terlapor diketahui merupakan istri danggota polisi yang bertugas di Polda Sultra ini, DL harus mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya.

‎Luka bakar korban DL, mengenai area dada, perut, hingga paha kiri daampak pada Suami (AR), turut terkena cipratan air panas dari serangan tersebut.

‎Ironisnya, aksi impulsif ini juga senjata makan tuan bagi pelaku.

Berdasarkan informasi dihimpun, sebagian air panas tersebut sempat mengenai paha kanan hingga lutut RI sendiri.

‎Pasca-kejadian, AR langsung melarikan istrinya ke Puskesmas Ranomeeto untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Tidak tinggal diam melihat sang istri terluka, AR langsung melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan ini ke pihak berwajib.

‎Kasus tersebut kini telah resmi dilaporkan ke Polresta Kendari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai sejauh mana perkembangan penyelidikan kasus penganiayaan yang melibatkan istri aparat tersebut. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Aksi Jilid II MAP HUKUM Sultra: Gedor Mapolda, Soroti Dugaan Oknum Kapolsek Bekingi Solar Subsidi di SPBUN Lapulu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement