SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Tragis! Liburan Keluarga di Sungai Tamborasi Berujung Duka, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam

Seorang bocah laki-laki berinisial IR (9) ditemukan tak bernyawa, setelah insiden tenggelam, Sungai Tamborasi, Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (19/04/2026) siang.

FAKTAINDONESIA.NET, KOLAKA – Keceriaan akhir pekan di destinasi wisata populer, Sungai Tamborasi, Desa Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, mendadak berubah menjadi isak tangis.

Seorang bocah laki-laki berinisial IR (9) ditemukan tak bernyawa, setelah insiden tenggelam, pada Minggu (19/04/2026) siang.

‎Peristiwa bermula ketika rombongan keluarga korban tiba di lokasi wisata sekira pukul 10.00 Wita.

Niat hati ingin melepas penat dengan menikmati kesejukan sungai terpendek di dunia tersebut, petaka justru datang saat waktu menunjukkan tengah hari.

‎Kapolsek Wolo, Ipda Micerikordias, menjelaskan korban awalnya bermain air di tepi pantai bersama rekan-rekannya.

Tak lama kemudian, mereka memutuskan untuk menyewa ban pelampung agar bisa berenang lebih ke tengah.

‎ “Sekitar pukul 12.10 WITA, nahas menimpa korban. Ban pelampung yang digunakannya tiba-tiba terbalik,” ujar Ipda Micerikordias dalam keterangan resminya, pada Senin (20/04/2026).

‎Detik-detik hilangnya IR sempat luput dari pantauan keluarga maupun pengunjung lain yang padat saat itu.

Siswi SMP di Kendari Selamat dari Upaya Pemerkosaan, Pelaku Diringkus Warga Setelah Aksi Kejar-kejaran

Kepanikan baru pecah ketika korban tidak kunjung muncul ke permukaan setelah ban miliknya terbalik.

‎Pihak keluarga yang panik langsung melakukan pencarian mandiri di sekitar titik terakhir korban terlihat.

Setelah penyisiran dilakukan, IR ditemukan di dasar perairan sedalam satu meter dalam kondisi yang menyayat hati.

Kaki korban tersangkut pada tali pelampung di dasar air, yang diduga membuatnya sulit untuk kembali ke permukaan saat terjatuh.

‎Meski berhasil dievakuasi dari dasar sungai dan segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat, takdir berkata lain. Petugas medis menyatakan nyawa bocah malang tersebut tidak tertolong.

‎Kini, jenazah IR telah dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua dan pengelola wisata untuk selalu meningkatkan pengawasan ekstra.

Terutama terhadap anak-anak yang beraktivitas di area perairan, meskipun telah menggunakan alat bantu renang. (*)

Truk Terbalik di Puncak Talodo Kolaka Timur, Diduga Akibat Tumpahan Solar

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement