FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, pada Senin (30/3/2026), pukul 06.40 Wita.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang mengancam sejumlah wilayah di Sultra.
Peringatan ini dipicu perkembangan sistem cuaca cepat bergerak dari arah timur.
BMKG memprediksi fenomena ini mulai berpotensi terjadi sekitar pukul 07.10 Wita.
Memengaruhi Kabupaten Konawe Utara terlebih dahulu, khususnya kecamatan Wiwirano, Langgikima, Molawe, Lasolo, Lembo, Sawa, Oheo, Andowia, Wawolesea, dan Lasolo Kepulauan.
Fenomena cuaca ini diperkirakan meluas ke wilayah tetangga. Kabupaten Konawe menjadi sasaran berikutnya.
Mencakup kecamatan Unaaha, Wawotobi, Pondidaha, Sampara, Abuki, Soropia, Tongauna, Latoma, Uepai, Wonggeduku, Besulutu, Bondoala, Routa.
Kemudian wilayah Anggaberi, Meluhu, Amonggedo, Asinua, Konawe, Kapoiala, Lalonggasumeoto, Padangguni, Morosi, Anggalomoare, Wonggeduku Barat, Anggotoa dan Tongauna Utara.
Kabupaten Buton juga terdampak, dengan kecamatan Pasarwajo, Lasalimu, Lasalimu Selatan, Siotapina, Wolowa, dan Wabula berpotensi dilanda hujan deras.
Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas warga pagi hari, termasuk perjalanan ke tempat kerja atau sekolah.
Di Kabupaten Konawe Selatan, Kecamatan Tinanggea menjadi wilayah rawan.
Sementara itu, Kabupaten Kolaka Utara siap-siap menghadapi ancaman di Lasusua, Batu Putih, Kodeoha, Ngapa, Watunohu, Porehu, Katoi, Tiwu, dan Tolala.
Wilayah Kabupaten Konawe Utara tambahan seperti Asera, Motui, dan Landawe turut masuk radar.
Begitu pula Kabupaten Buton Utara, meliputi Kulisusu, Kambowa, Bonegunu, Kulisusu Barat, dan Kulisusu Utara.
Kabupaten Konawe Kepulauan, khususnya Wawonii Utara, Wawonii Timur Laut, Wawonii Timur, dan Wawonii Tenggara, berisiko tinggi karena lokasi pesisirnya.
Kabupaten Buton Selatan di Lapandewa juga perlu waspada terhadap angin kencang yang bisa merusak atap rumah atau pohon.
“Kondisi ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 10:10 WITA, bertepatan dengan jam sibuk pagi,” tulis rilis BMKG, mengutip laman bmkg.go.id.
BMKG menekankan bahwa hujan lebat berpotensi menyebabkan banjir lokal, longsor di daerah perbukitan, serta gangguan listrik akibat kilat dan angin. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Sul


Comment