FAKTAINDONESIA.NET – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Amosilu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Eka Arwati, meminta pertolongan agar segera dipulangkan ke Indonesia.
Eka yang saat ini bekerja di Oman mengaku menjadi korban perlakuan tidak manusiawi oleh majikannya.
Permohonan tersebut disampaikan Eka melalui sebuah video berdurasi sekitar 1 menit 43 detik yang kini beredar luas di media sosial. Dalam video itu, Eka tampak menangis tersedu-sedu sambil menceritakan penderitaan yang dialaminya selama bekerja di luar negeri.
Eka mengaku, selama sekitar tiga bulan terakhir ia kerap mengalami kekerasan fisik, ancaman, hingga pelecehan. Mirisnya, ia tetap dipaksa bekerja meskipun dalam kondisi sakit dan lemah.
“Tolong bantuannya, saya ingin pulang. Kondisi sakit masih dipaksa bekerja oleh majikan. Hari Jumat saya mendapatkan kekerasan fisik, pengancaman, serta pelecehan dari majikan laki-laki,” tutur Eka dengan suara gemetar dalam video tersebut.
Eka Arwati, yang lahir pada 26 November 2000, diketahui berangkat ke Oman untuk bekerja sebagai pekerja rumah tangga dengan harapan dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Namun kenyataan yang dihadapi justru jauh dari harapan.
Ia mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dari majikannya dan kini merasa keselamatannya terancam jika terus bertahan bekerja di rumah tersebut. Eka pun berharap pemerintah Indonesia, khususnya BP2MI, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oman dapat segera turun tangan.(*)
Editor: Redaksi | Laporan: Samsul





Comment