SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Jembatan Latawaro–Totallang Nyaris Putus Diterjang Banjir, Akses Jalan Pintas Kolut Lumpuh Total

Kondisi pondasi jembatan penghubung Desa Latawaro dan Desa Totallang yang hampir runtuh akibat terjangan banjir bandang, mengakibatkan akses kendaraan roda empat terputus total, Kamis (5/2/2026) malam.

FAKTAINDONESIA.NET – Akses transportasi yang menghubungkan Desa Latawaro, Kecamatan Lambai dengan Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, dilaporkan lumpuh setelah jembatan penghubung di wilayah tersebut nyaris putus diterjang banjir bandang pada Kamis malam (5/2/2026) sekira pukul 22.00 WITA.

Kerusakan terpantau sangat parah pada bagian pondasi, di mana susunan batu penahan struktur bawah jembatan runtuh dan hanyut terbawa arus sungai yang sangat deras, sehingga mengancam kestabilan jembatan secara keseluruhan.

Berdasarkan rekaman video warga di lokasi kejadian, jembatan yang selama ini menjadi jalur pintas utama menuju ibu kota kabupaten di Kecamatan Lasusua tersebut kini sudah tidak dapat lagi dilalui oleh kendaraan roda empat. Kondisi struktur yang menggantung akibat hilangnya penyangga pondasi membuat risiko jembatan ambruk sepenuhnya sangat tinggi.

Meski kendaraan roda dua dilaporkan masih mencoba melintas, tingkat bahaya yang mengancam keselamatan jiwa sangat besar mengingat kondisi jembatan yang kian labil.

Anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sultra, Andy, mengonfirmasi situasi tersebut dan meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

GEMPUR Sultra Gelar Aksi Jilid II, Desak Polda Sultra Usut Dugaan TPPU Istri Suparjo

Pihak keamanan mengimbau dengan tegas agar pengguna jalan, khususnya pengendara mobil, tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut dan segera beralih menggunakan jalur utama di Jalan Trans Sulawesi.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan akibat putusnya urat nadi perekonomian warga di kedua kecamatan.

Editor : Redaksi | laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement