SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Sosok PNS Ditemukan Tewas Tergantung di BTN Zamzam Bombana, Polisi Lakukan Penyelidikan

Personel Polres Bombana saat melakukan olah TKP di dalam rumah korban MHS di BTN Zamzam, Kelurahan Lameroro, Rabu (25/2/2026).

FAKTAINDONESIA.NET – Warga BTN Zamzam, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.

Korban diketahui berinisial MHS (39), seorang PNS, warga BTN Zamzam Blok E-10.

Korban pertama kali ditemukan oleh Agus Hamzah (51), warga BTN Zamzam Blok F-9, setelah mendapat informasi dari tetangga korban, Maya (45).

Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika Saksi Maya merasa curiga karena pintu rumah korban dalam keadaan terbuka selama tiga hari.

GEMPUR Sultra Gelar Aksi Jilid II, Desak Polda Sultra Usut Dugaan TPPU Istri Suparjo

Personil Polres Bombana saat melakukan olah TKP di dalam rumah korban MHS di BTN Zamzam, Kelurahan Lameroro, Rabu (25/2/2026).

“Pada hari Rabu sekitar pukul 19.00 WITA, Saksi melihat pintu rumah korban masih terbuka dan merasa ada kejanggalan. Saksi kemudian meminta bantuan Agus Hamzah untuk memeriksa kondisi di dalam rumah,” kata Iptu Abdul Hakim dalam keterangannya.

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam posisi tergantung di bar pull up kusen pintu kamar sebelah kiri menggunakan tali nilon warna hitam yang terlilit empat kali di sekitarnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jenazah ditemukan mengeluarkan cairan dari mulut dan bagian tubuh sekitar lutut sudah membiru.

Polisi menduga korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan.

Pihak kepolisian langsung mendatangi dan mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Satreskrim, melakukan identifikasi serta olah TKP, mengevakuasi jenazah, serta meminta keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga.

Sistem Tempel Terbongkar, Satresnarkoba Polres Konsel Ringkus Dua Pemuda dan Sita 49 Paket Sabu

“Atas permintaan keluarga, pemakaman sempat divisum di Rumah Sakit Tanduale sebelum kemudian dibawa ke Kendari,” tambahnya.

Iptu Abdul Hakim menyampaikan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih mendalami keterangan saksi dan pihak keluarga. Tidak menutup kemungkinan korban memiliki masalah pribadi atau rumah tangga, namun hal itu masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya.(*)

Redaksi: Redaksi | Laporan: Sul

Kasus Curanmor di Unaaha Terungkap, Tim URC Polres Konawe Amankan Terduga Penjual Motor Hasil Curian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement