SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Pemerintah

Warga Lalembuu Konawe Selatan Protes Jalan Rusak, Pakai Baju Adat Sambil Bawa Kue Ulang Tahun hingga Excavator Mainan

Melalui akun Facebook pribadi, bernama Rijal Ramli, membuat video unggahan terkait jalan rusak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tak kunjung mendapat sentuhan pemprov.

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE SELATAN – Tak kunjung mendapat perhatian pemerintah akibat jalan rusak, warga di Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), membuat unggahan di media sosial bernada sindiran.

Melalui akun Facebook pribadi, bernama Rijal Ramli, membuat video unggahan terkait jalan rusak di Kecamatan Lalembuu, Konsel, tak kunjung mendapat sentuhan pemerintah.

Saat ia mengunggah video, Rijal nampak mengenakan pakaian adat khas Bugis, sambil memegang kue ulang tahun.

Rijal berdiri di pinggir jalan sambil memegang kue ulang tahun, menyoal soal HUT Sultra ke-62 dengan gelontoran anggaran besar.

Namun, untuk perbaikan jalan tak mendapat perhatian lebih dan segera ditangani

MBG Laporkan Jaksa Kasus Jembatan Cirauci Buton Utara Sultra ke Komisi Kejaksaan

Dalam video lain unggahannya, ia sedang duduk di pinggir jalan berlubang yang penuh kubangan air.

Sambil duduk ia memainkan remote kontrol untuk memainkan exavacator mainan, seolah-olah sedang memperbaiki jalan rusak tersebut.

“Video ini adalah kado ulang tahun Sulawesi Tenggara yang begitu mewah, dan anggaran yang begitu besar ketika direalisasikan pemeliharaan jalan di Kecamatan Lalembuu (Konsel),” katanya melalui pesan WhatsApp.

Diketahui, sarjana lulusan Administrasi Publik Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2026, berharap pemerintah segera memberikan solusi.

“Tidak pernah terurus pemerintah provinsi, katanya pemerataan pembangunan infrastuktur. Tapi apa? kami seperti anak tiri dari Sulawesi Tenggara,” keluhnya.

Kecelakaan Maut RX King Vs Scoopy di Perempatan Jalan Trans Sulawesi Kolaka Utara Sultra, Pemuda 23 Tahun Tewas

Menurutnya, jalan tersebut sudah 42 tahun tak mendapat perhatian. Sehingga Rijal berharap ada solusi cepat atas kerusakan jalan tersebut yang sudah sekian lama.

“Kok seperti ini selama 42 tahun. Kemana uang pajak dari Lalembuu pak. Jalan ini penghubung Konsel dan Koltim. Ini jalan provinsi,” katanya.

“3 titik di Desa Tombeleu, Atari Jaya khususnya di jembatan kem, Kelurahan Atari Indah jalan yang jalannya licin sekali,” tambahnya. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Is

BASMI Sultra Desak Polda dan ESDM Segel Aktivitas PT SLG: Menambang Tanpa RKAB dan Abaikan Denda Negara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement