FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Sosoj Putri merupakan Alumni mahasiswa institusi agama Islam Kendari (IAIN), jurusan Pendidikan Islami Fakutas Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
Kompetisi MTQ di Kabupaten Muna Barat berlangsung 5 hari, mulai 13 hingga 17 April 2026.
Sedangkan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berlangsung 18-22 april 2026, diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan.
Setiap kecamatan mengirimkan putra-putri terbaiknya, berkompetisi di berbagai cabang lomba, termasuk cabang tilawah remaja putri.
Lulusan sarjana pendidikan ini mengaku sangat bersyukur atas pencapaian prestasi diraihnya pada cabang lombah tilawah.
Putri Fahmi Aprilia mengatakan ajang MTQ sangat penting, bukan hanya sebagai perlombaan membaca Al-Qur’an.
Tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Selain itu, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membina generasi muda agar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Alhamdulillah saat tampil saya merasa stabil dan lancar dalam melantukan ayat-ayat suci Alquran. Pada penilaian keputusan dari dewan juri Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2 MTQ cabang tilawah muna barat dan juara 2 di Konsel” Kata Putri Fahmi Aprilia, Minggu (26/4/2026).
Perempuan kelahiran 2002 ini mengungkapkan Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam seni membaca Al-Qur’an.
“Sekaligus memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya” ungkapnya
Ia juga menambahkan, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam seni membaca Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Dalam cabang Tilawah, peserta tidak hanya dinilai dari keindahan suara, tetapi juga ketepatan tajwid, ketelitian, serta ketenangan dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an” ujarnya
Ia berharap prestasi ini untuk membuktikan bahwa dengan kerja keras, latihan yang konsisten, disiplin dan doa seseorang dapat meraih hasil yang membanggakan.
Dengan adanya dua prestasi yang saya raih ini menjadi bukti nyata bahwa selagi kita melibatkan Allah dalam setiap aktivitas maka selalu ada kemudahan.
“MTQ tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah untuk membangun persatuan dan kebersamaan” ujarnya
Alumni mahasiswi IAIN ini menyampaikan rasa syukur yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, kekuatan, dan kesempatan yang telah diberikan sehingga saya dapat mengikuti perlombaan ini dengan baik.
Saya juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan doa, dukungan, kasih sayang, dan motivasi tanpa henti. Dukungan mereka adalah sumber kekuatan terbesar dalam setiap langkah yang saya ambil. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Wan



Comment