FAKTAINDONESIA.NET, MUNA BARAT – Sebuah video yang memperlihatkan aksi perkelahian sengit antara dua remaja wanita di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak viral dan memicu keprihatinan netizen. Insiden baku hantam di ruang terbuka tersebut diketahui terjadi di kawasan perkebunan Desa Wuna, Kecamatan Barangka, pada Jumat (29/05/2026) siang.
Dalam rekaman video yang diterima redaksi, kedua remaja tersebut awalnya tampak berdiri berhadapan dan terlibat adu mulut di tengah area perkebunan terbuka. Tak berselang lama, situasi langsung memanas secara eksesif. Keduanya terlibat duel sengit, mulai dari aksi saling pukul, jambak rambut, hingga terjatuh dan bergulingan di atas tanah yang dipenuhi semak-semak serta dedaunan kering.
Mirisnya, aksi kekerasan fisik tersebut sama sekali tidak langsung dilerai oleh lingkungan sekitar melainkan menjadi tontonan gratis. Puluhan warga setempat yang didominasi oleh anak-anak, remaja, hingga beberapa siswa yang masih lengkap mengenakan seragam sekolah tampak berkerumun membentuk lingkaran. Alih-alih memisahkan, sejumlah penonton di lokasi justru terdengar bersorak kegirangan sambil sibuk mengabadikan momen brutal tersebut menggunakan kamera ponsel mereka.
Setelah duel berlangsung cukup lama hingga kedua remaja putri itu tampak kepayahan di atas tanah, beberapa warga di lokasi akhirnya berinisiatif maju untuk melerai guna mencegah timbulnya luka fisik yang lebih parah.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, salah satu remaja putri yang terlibat perkelahian berinisial T membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut T, perselisihan fisik itu dipicu oleh ketersinggungan mendalam akibat ucapan yang dinilai kurang pantas dari lawan duelnya. “Permasalahannya itu lantaran dia mengeluarkan kata-kata yang tidak bagus didengar,” ungkap T saat dihubungi via telepon.
Meski sempat terlibat baku hantam yang cukup hebat di hadapan publik, T memastikan bahwa perselisihan antara dirinya dan rekan sebayanya tersebut saat ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. “Untuk kejadian tadi itu sudah selesai dan sudah aman,” pungkasnya.
Editor: Redaksi | Laporan : Wan




Comment