FAKTAINDONESIA.NET – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 2.7 mengguncang wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (7/9/2025) pagi.
Guncangan ini dirasakan warga di sejumlah titik dan diketahui merupakan gempa susulan dari lindu sebelumnya.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kendari, gempa terjadi pukul 10.24.36 WITA.
Episenter gempa berada di darat, sekitar 1 km barat daya Mandonga, Kendari, dengan kedalaman 4 km. Koordinat pusat gempa tercatat pada 3.94 LS dan 122.51 BT.
Jenis gempa ini termasuk gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari North. BMKG menyebutkan gempa M 2.7 ini merupakan susulan dari gempa berkekuatan M 3.5 yang lebih dulu mengguncang pada pukul 10.18 WITA.
Guncangan gempa dirasakan di Kendari dengan intensitas II–III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah dan mirip seperti ada kendaraan berat yang melintas.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
“BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah,” demikian keterangan resmi BMKG Kendari.(*)





Comment