FAKTAINDONESIA.NET – Aliansi Gerbang Kota Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi Gedung DPR RI, Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Sultra, Kamis (18/9/2025).
Kehadiran mereka difasilitasi oleh Ketua DPRD Provinsi Sultra sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang masuk pada aksi nasional 1 September 2025 di Gedung DPRD Sultra.
Namun, dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut, Aliansi Gerbang Kota Sultra menyampaikan kekecewaannya. Pasalnya, tidak ada satupun anggota DPR RI Dapil Sultra yang hadir untuk mendampingi.
“Kami menilai hal ini menunjukkan kurangnya keseriusan anggota DPR RI Dapil Sultra dalam mewakili dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat nasional,” kata Abdi Wira, perwakilan Aliansi Gerbang Kota Sultra, Kamis (18/9/2025).
Aliansi Gerbang Kota Sultra bahkan menantang enam anggota DPR RI Dapil Sultra untuk mundur dari jabatannya.
Mereka menilai, para legislator itu tidak layak menyandang predikat wakil rakyat bila tidak mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat Sultra di Senayan.
Dalam audiensi tersebut, beberapa poin aspirasi yang dibawa Aliansi Gerbang Kota Sultra antara lain, Penghapusan tunjangan anggota DPR RI. Percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset. Isu-isu kedaerahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sultra.
Aliansi Gerbang Kota Sultra berharap, meskipun tanpa pendampingan legislator asal Sultra, aspirasi mereka tetap mendapat perhatian dan tindak lanjut dari DPR RI.
Mereka juga mengingatkan agar para wakil rakyat Sultra lebih serius menjalankan mandat masyarakat yang telah mempercayakan suara pada mereka.(*)





Comment