SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkini

Karyawan Tambang dan Penambang Lokal Kolaka Sampaikan Jeritan Hati kepada Presiden Prabowo, Desak Pencopotan Menteri ESDM

FAKTAINDONESIA.NET  – Ribuan karyawan tambang dan penambang lokal di Kabupaten Kolaka menyampaikan pernyataan sikap terkait kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, yang memberhentikan sebanyak 190 Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP).

Dalam pernyataan yang disampaikan, para pekerja menegaskan bahwa keputusan tersebut telah berdampak besar terhadap kehidupan mereka.

Akibat pencabutan IUP OP, puluhan ribu karyawan tambang kehilangan pekerjaan dan kini menghadapi kesulitan ekonomi yang berat.

“Kami sangat menyayangkan kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang memberhentikan 190 IUP OP, termasuk di Kabupaten Kolaka. Kebijakan itu membuat kami dan rekan-rekan kehilangan pekerjaan serta kesulitan menghidupi keluarga,” ujar Akbar selaku Koordinator, pada Rabu (24/9/2025).

Ia juga menyebut pekerja tambang Kolaka memohon perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mendengar jeritan hati mereka dan menghadirkan solusi nyata agar dapat kembali bekerja.

Fkpmi Sultra Desak Gakkum Kementerian Esdm Ri Dan Kejaksaan Agung Ri Menindak Tegas Dugaan Pelanggaran Oleh Kontraktor Pt Autar Putra Mandiri Di Wilayah Iup Pt Sambas Minerals Mining

Selain itu, mereka juga mendesak Presiden agar mencopot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menurut mereka, kebijakan tersebut telah menimbulkan keresahan luas dan merugikan masyarakat, khususnya para pekerja tambang lokal.

“Harapan kami hanya satu, agar Presiden segera mengambil langkah demi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan kami semua,” pungkas Akbar.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement