FAKTAINDONESIA.NET – Wilayah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat pagi (24/10/2025) sekitar pukul 08.52 WIB.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 3,3 dan tidak berpotensi tsunami.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa episenter gempa terletak di darat pada koordinat 4.31 Lintang Selatan dan 122.39 Bujur Timur, atau tepatnya berjarak sekitar 9 kilometer arah barat daya Kabupaten Konawe Selatan, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyebut gempa ini termasuk kategori gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah daratan Sulawesi Tenggara.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Rudin.
Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan di Andoolodan Palangga dengan skala intensitas III MMI, yang artinya getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.
Sementara itu, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Hasil pemodelan BMKG menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Selain itu, hingga pukul 09.10 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, serta tidak mempercayai informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi.
“Kami minta masyarakat tidak panik dan memastikan kondisi bangunan rumah aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya,” tulis BMKG Kendari.(*)
Editor: Redaksi | Laporan : Samsul


Comment