FAKTAINDONESIA.NET – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara (BNNP Sultra) merilis capaian signifikan dalam perang melawan peredaran gelap narkotika sepanjang tahun 2025. Dalam operasi intensif selama setahun terakhir, BNNP Sultra berhasil mengungkap 14 kasus besar dengan mengamankan 17 orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam jaringan pengedar.
Kabid Berantas BNNP Sultra, Alam Kusuma, mengungkapkan bahwa akumulasi barang bukti yang disita mencapai angka yang mengkhawatirkan. Dari tangan para tersangka dan hasil operasi gabungan, petugas mengamankan sabu seberat 4.157,98 gram, ganja seberat 7.576,41 gram, serta temuan langka berupa opium cair seberat 63 gram.
“Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi kuat, termasuk kerja sama dengan pihak Bea Cukai. Kami berhasil mencegat jalur distribusi lintas daerah yang menyasar pasar Sulawesi Tenggara,” ujar Alam Kusuma dalam keterangan persnya, Selasa (30/12/2025).
Satu Ton Lebih Nyawa Terselamatkan Berdasarkan estimasi dosis pemakaian, BNNP Sultra mengklaim keberhasilan penyitaan lebih dari 11 kilogram total narkotika ini telah menyelamatkan sedikitnya 51.828 jiwa masyarakat Sultra dari ancaman kehancuran akibat penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya fokus pada penindakan hukum (aspek supply reduction), BNNP Sultra juga menjalankan fungsi rehabilitasi bagi mereka yang terjerat. Tercatat sebanyak 21 tersangka telah menjalani Tim Asesmen Terpadu (TAT) dengan rincian:
-
7 orang direkomendasikan rehabilitasi rawat jalan.
-
7 orang rawat jalan sembari menjalani proses hukum.
-
1 orang rawat inap dengan proses hukum berlanjut.
-
6 orang menjalani proses hukum dan rehabilitasi di dalam Lapas/Rutan.
Komitmen Perang Melawan Narkoba Alam Kusuma mengapresiasi peran aktif masyarakat dan media massa yang terus konsisten memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan hanya oleh satu instansi.
“Narkoba adalah musuh bersama dan permasalahan bangsa. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak kendor, terus obarkan semangat berperang melawan kejahatan narkoba demi masa depan generasi kita,” tegasnya.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan





Comment