SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Buaya Raksasa 4,6 Meter di Sungai Awunio Berhasil Diringkus Warga

buaya muara sepanjang 4,6 meter sesaat setelah berhasil diringkus warga di Desa Awunio, Kecamatan Kolono, Konawe Selatan, Selasa (13/1/2026) dini hari

FAKTAINDONESIA.NET – Ketegangan menyelimuti Desa Awunio, Kecamatan Kolono, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (13/1/2026) dini hari.

Seekor buaya muara raksasa sepanjang 4,6 meter yang selama ini menghantui warga akhirnya berhasil ditangkap setelah masuk ke dalam jebakan pancing. Penangkapan predator besar ini menjadi titik terang bagi warga setempat yang masih diselimuti duka dan ketakutan pasca-tragedi maut yang menimpa seorang remaja sepekan lalu.

 Upaya penangkapan ini merupakan langkah terukur warga yang sengaja memasang pancing besar di sepanjang sungai sebagai bentuk perburuan terhadap predator yang meresahkan. Subar, salah seorang warga setempat, menceritakan bahwa tanda-tanda keberhasilan mulai terlihat sekitar pukul 01.00 WITA.

“Sekitar jam satu dini hari, terdengar suara keras seperti benda besar yang mencebur ke air. Saat warga bergegas mengecek, ternyata pancing yang kami pasang sudah disambar. Seekor buaya besar sudah terjerat,” ungkap Subar.

Proses evakuasi yang terekam kamera warga berlangsung dramatis. Puluhan orang bahu-membahu menarik tubuh reptil raksasa tersebut ke daratan menggunakan tali kuat untuk memastikan predator tersebut tidak lepas kembali ke sungai.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

Dugaan kuat mengarah bahwa buaya yang ditangkap ini merupakan individu yang bertanggung jawab atas tewasnya Rifal (14). Remaja malang tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah diterkam saat beraktivitas di sungai pada Senin (05/01/2026) lalu.

Penangkapan ini membawa sedikit kelegaan bagi masyarakat Desa Awunio, meskipun rasa trauma masih membekas. Sungai Awunio sendiri memang dikenal sebagai salah satu habitat alami buaya muara di Sulawesi Tenggara.

 Hingga berita ini diturunkan, warga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), untuk langkah penanganan lebih lanjut terhadap buaya tersebut. Meski predator utama diduga telah tertangkap, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai guna menghindari konflik serupa di masa depan.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

‎Aksi Koboi Oknum Ketua BPD di Muna Barat: Ayunkan Parang hingga Hajar Warga di Pinggir Jalan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement