SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Identitas Mayat di Jembatan Teluk Kendari Terungkap, Ternyata Petani Asal Muna Barat

Jenazah La Sihadi (55), petani asal Muna Barat, saat dievakuasi warga dan petugas kepolisian dari bawah Jembatan Teluk Kendari, Selasa (3/2/2026). Pihak keluarga menolak autopsi dan langsung membawa korban ke rumah duka

 FAKTAINDONESIA.NET – Teka-teki mengenai identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di bawah Jembatan Teluk Kendari pada Selasa (3/2/2026) siang akhirnya terjawab. Korban dipastikan adalah La Sihadi (55), seorang petani yang berasal dari Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat. Terungkapnya identitas ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat beredar luas di media sosial pasca penemuan jasad tersebut.

​Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui sekitar pukul 13.50 WITA oleh seorang saksi bernama Irfan Sampulawa (28). Saat itu, Irfan tengah duduk di pinggir laut bawah jembatan sembari menunggu rekannya yang datang menggunakan kapal cepat. Kapolsek KP3 Kendari, AKP La Ode Hasmi Hamzah, menjelaskan bahwa saksi melihat tubuh laki-laki dalam posisi telungkup dan sudah tidak bergerak. Menyadari hal tersebut, saksi langsung memanggil warga lain untuk memastikan kondisi korban dan melakukan tindakan pertolongan.

​Aksi penyelamatan dilakukan dengan sigap oleh saksi lain bernama Miki (33) yang nekat turun ke laut untuk menarik tubuh korban ke tepian agar tidak hanyut terbawa arus lebih jauh. Suasana di lokasi kejadian seketika berubah haru dan diwarnai isak tangis saat anak kandung korban, Isnawati (29), tiba di lokasi tak lama setelah evakuasi. Didampingi suaminya, Isnawati mengonfirmasi bahwa jasad pria tersebut adalah ayah kandungnya yang sebelumnya dikabarkan hilang kontak.

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga kepada kepolisian, La Sihadi diduga kuat terjatuh ke laut akibat kondisi kesehatannya yang kurang stabil dalam beberapa waktu terakhir. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah dan secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban.

​Setelah proses identifikasi di lokasi dinyatakan selesai, jenazah kemudian langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Rencananya, jenazah akan segera diproses untuk dimakamkan oleh pihak keluarga di kediaman mereka.(*)

Satresnarkoba Polresta Kendari Tangkap Pria Pemilik 105 Gram Sabu di Kos Lalolara

Editor: Redaksi | laporan Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement