SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Laka Maut di Jalan Poros Pomalaa, Pelajar Asal Watubangga Tewas Usai Bertabrakan dengan Dump Truck

FAKTAINDONESIA.NET – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kolaka. Seorang pelajar berusia 18 tahun dilaporkan tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan hebat dengan sebuah dump truck roda 10 di Jalan Poros Pomalaa–Watubangga, Minggu (4/1/2026) pagi.

Insiden tragis tersebut tepatnya terjadi di Desa Palewai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, sekitar pukul 07.15 WITA.

Kronologi Kejadian di Jalur Menanjak Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban bernama Riski (18), warga Desa Popalia, mengendarai sepeda motor Honda CRF hitam silver dengan nomor polisi DT 5982 FV bergerak dari arah Pomalaa menuju Watubangga.

Nahas, saat melintasi kondisi jalan yang menanjak, dari arah berlawanan muncul sebuah dump truck roda 10 berwarna putih bernomor polisi DT 8320 UE yang dikemudikan oleh Hamri (43). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan “adu banteng” tidak dapat terhindarkan.

“Kondisi jalan di lokasi kejadian memang mendaki. Diduga faktor kontur jalan tersebut memengaruhi visibilitas atau kendali kendaraan sehingga terjadi tabrakan,” ujar AKP Dwi Arif.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

Satu Korban Meninggal Dunia Akibat benturan keras tersebut, Riski mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP). Sementara itu, pengemudi dump truck asal Kota Kendari, Hamri, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tanggetada untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas Piket Siaga Regu III Polsek Watubangga yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Evakuasi kendaraan sempat menjadi tontonan warga sekitar, namun arus lalu lintas berhasil kembali normal setelah petugas melakukan pengaturan di lokasi.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, apakah disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error) atau faktor teknis kendaraan.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

‎Aksi Koboi Oknum Ketua BPD di Muna Barat: Ayunkan Parang hingga Hajar Warga di Pinggir Jalan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement