FAKTAINDONESIA.NET – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali menyasar rumah ibadah di Kota Kendari. Seorang pria tak dikenal terekam kamera pengawas (CCTV) saat membawa kabur sepeda motor milik salah satu jamaah di Masjid Al-Hijrah, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Senin (05/1/2026) petang.
Nahasnya, aksi tersebut dilakukan pelaku tepat saat pemilik kendaraan sedang khusyuk menunaikan ibadah salat Magrib secara berjamaah.
Korban diketahui bernama Hendrik Kresnawan, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Hendrik baru menyadari kendaraannya raib setelah selesai melaksanakan salat sekitar pukul 18.30 WITA.
Kepada awak media, Hendrik menceritakan bahwa ia memarkir sepeda motor Yamaha Mio M3 warna merah miliknya dengan nomor polisi DT 5107 EH di area parkiran masjid sebelum masuk ke dalam. Namun, usai beribadah, area parkir yang sebelumnya terisi motornya sudah dalam keadaan kosong.
“Selesai salat Magrib, motor sudah tidak ada di tempat semula,” ungkap Hendrik dengan nada kecewa, Rabu (07/01/2026).
Berdasarkan keterangan korban, diduga kuat pelaku melancarkan aksinya dengan sangat mudah karena kunci kontak sepeda motor tertinggal di kendaraan saat diparkir. Kelengahan ini langsung dimanfaatkan oleh pelaku yang terpantau sudah mengintai di sekitar lokasi.
Kecurigaan itu diperkuat dengan rekaman CCTV masjid. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria dengan tenang menaiki motor korban dan membawanya pergi tanpa menimbulkan kecurigaan dari jamaah lain yang melintas di sekitar area parkir.
Akibat kejadian ini, Hendrik ditaksir mengalami kerugian materi mencapai Rp20 juta. Ia pun bergerak cepat dengan melaporkan insiden ini ke Mapolresta Kendari sembari menyerahkan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah dan gerak-gerik pelaku.
“Sudah resmi saya laporkan. Harapan saya, semoga pihak kepolisian bisa segera menangkap pelakunya dan motor saya bisa kembali karena itu kendaraan untuk bekerja,” harapnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif, termasuk mendalami identitas pelaku melalui rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Warga diimbau untuk selalu memeriksa kunci kendaraan sebelum meninggalkan tempat parkir, terutama di fasilitas umum dan rumah ibadah.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan





Comment