FAKTAINDONESIA.NET – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari bergerak cepat mendukung misi kemanusiaan berskala besar di Sulawesi Selatan. Sebanyak 15 personel terbaik resmi diberangkatkan untuk bergabung dalam operasi SAR (Search and Rescue) pesawat yang dilaporkan hilang kontak di wilayah pegunungan Kabupaten Maros dan Pangkep.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya gedor pencarian di medan yang dikenal ekstrem dan sulit dijangkau.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin, menjelaskan bahwa tim perkuatan yang diterjunkan terdiri dari 14 rescuer terlatih dengan kualifikasi khusus serta seorang tenaga medis yang dibekali kemampuan pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Amiruddin menegaskan bahwa pengiriman personel ini merupakan bukti nyata komitmen Basarnas dalam menjunjung tinggi misi kemanusiaan tanpa terhalang batasan wilayah administratif. Dukungan dari Kendari diharapkan mampu memberikan tenaga baru bagi tim KPP Makassar yang saat ini tengah berjibaku di lapangan.

Suasana Pelepasan 15 Personel Elite Basarnas Kendari untuk Perkuat Operasi SAR Pesawat Hilang Kontak
Mengingat lokasi pencarian berada di area pegunungan dan hutan lebat, tim dari Kendari turut memboyong berbagai peralatan canggih dan alat utama (alut) SAR yang lengkap. Perlengkapan yang dibawa mencakup alat komunikasi satelit untuk area blank spot, perlengkapan medis darurat, peralatan navigasi darat untuk medan hutan, hingga perlengkapan evakuasi ketinggian (High Angle Rescue) yang sangat krusial di area tebing dan jurang.
Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan melalui jalur udara untuk memastikan mereka segera tiba di pusat operasi dalam waktu singkat. Amiruddin mengakui bahwa medan pegunungan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama dalam misi ini.
Namun, dengan sinergi personel berpengalaman dan dukungan peralatan teknis yang memadai, diharapkan titik koordinat keberadaan pesawat tersebut dapat segera ditemukan dan proses evakuasi berjalan secara optimal.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan





Comment