SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

RS Bahteramas Diduga Tunjuk Perusahaan Kebersihan Tanpa Personel, Sampah Menumpuk

FAKTAINDONESIA.NET – Tumpukan kantong sampah terlihat menumpuk di sisi beberapa gedung perawatan Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara, Kamis (1/1/2026).

Sampah-sampah itu dibiarkan sejak siang hingga menjelang petang, menandai adanya persoalan serius pada layanan kebersihan di rumah sakit pelat merah tersebut.

Dari pantauan dilapangan, beberapa jam sebelum tumpukan sampah itu muncul, sejumlah petugas kebersihan tampak berkumpul di depan salah satu gedung. Mereka menemui pihak pimpinan baru yang dipertemukan melalui mediasi manajemen RS Bahteramas.

Dena (46), salah satu petugas kebersihan, mengatakan bahwa ia bekerja melalui perusahaan penyedia jasa kebersihan lama yang masih bertugas hingga akhir 2025. Namun per 1 Januari 2026, RS Bahteramas menunjuk perusahaan baru sebagai penyedia jasa cleaning service.

Menurut Dena, perusahaan baru yang ditunjuk belum menunjukkan kesiapan, baik dari sisi personel maupun peralatan. Indikasi itu terlihat dari minimnya aktivitas petugas kebersihan baru di lapangan.

Gelar Coffee Morning, Kapolda dan Kajati Sultra Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum Berkeadilan

Terpantau hanya ada beberapa peralatan baru, termasuk satu unit tong angkut sampah yang masih terlihat baru. Tong tersebut digunakan oleh seorang pemuda yang mondar-mandir mengangkut sampah dari dalam gedung.

Kita dihubungi untuk datang, tapi belum ada tanda tangan kontrak ini,” ujar Dena saat dikonfirmasi.

Informasi yang diterima media ini juga menyebutkan, sejumlah pekerja memilih belum bekerja karena kontrak baru dari perusahaan pemenang pemilihan katalog 2026 belum diberikan.

Salah seorang petugas lainnya seorang ibu rumah tangga mengaku mendapat tekanan halus agar tetap masuk kerja meski belum ada kejelasan mengenai status dan hak mereka.

Kalau kami tidak datang, kami takut diberhentikan. Tapi masalahnya belum ada kontrak, dan berapa gajinya kami belum tahu,” jelasnya.

‎Aksi Koboi Oknum Ketua BPD di Muna Barat: Ayunkan Parang hingga Hajar Warga di Pinggir Jalan

Pada Kamis (1/1/2026), puluhan petugas kebersihan dari perusahaan lama bahkan dipanggil ke RS Bahteramas untuk bertemu dengan pihak perusahaan baru di lobby rumah sakit.

Plt Direktur RS Bahteramas, dr. Syaiful, saat dikonfirmasi via telepon pada Jumat (2/1/2026), tidak memberikan penjelasan rinci. Ia hanya meminta agar wartawan menghubungi Tim Seleksi Katalog yang menentukan perusahaan penyedia jasa kebersihan.

“Konfirmasi saja ke tim seleksi katalog,” ujarnya.

Namun, salah satu anggota tim seleksi, Ardi, juga enggan memberikan penjelasan terkait kesiapan perusahaan baru tersebut.

Pemilihan perusahaan bukan melalui tender, tapi melalui katalog yang mereka masukan. Soal perusahaan yang ditunjuk punya personil atau tidak, bukan kewenangan saya. Tanya ketua tim seleksi katalog, Bu Nani,” ujarnya.

Rasmin Jaya: Mahasiswa Sultra Bisa Jadi Lokomotif Pergerakan Respon Krisis Multidimensi

Nani yang disebut Ardi diketahui menjabat sebagai Kabag Umum RS Bahteramas.

Sementara itu, Nani belum memberikan respons atas konfirmasi yang dikirimkan. Salah satu pesannya bahkan hanya terbaca tanpa balasan.(*)

Editor : Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement