SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Terekam CCTV: Siang Bolong, Maling di Anggaberi Konawe Gasak Solar Dua Jerigen dan Tabung Gas

Tangkapan layar (screenshot) rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan detik-detik seorang pria mengenakan helm hitam dan kemeja abu-abu saat menggasak dua jerigen berisi solar di teras rumah warga Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Konawe, Selasa (14/07/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE – Aksi pencurian yang dilakukan secara terang-terangan di siang hari menggegerkan warga Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Seorang pria tak dikenal nekat menggasak dua jerigen berisi solar dan satu tabung gas LPG 3 kilogram milik warga. Seluruh aksinya terekam kamera CCTV pada Selasa (14/7/2026).

‎Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku tampak mengenakan helm KYT berwarna hitam dan kemeja abu-abu. Dengan gerak cepat, pria tersebut memasuki area rumah korban tanpa menimbulkan kecurigaan.

‎Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil membawa kabur dua jerigen berkapasitas masing-masing 35 liter yang berisi penuh solar, serta satu tabung gas LPG 3 kilogram. Setelah memasukkan barang curian ke sepeda motornya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.

‎Rekaman CCTV tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh seorang warganet bernama Putri. Dalam unggahannya, ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati karena pelaku pencurian kini semakin berani beraksi, bahkan di siang hari.

‎ “Bisa-bisanya dia tahu ada solar di sana! Hati-hati semuanya, pencuri sekarang semakin berani. Tak peduli siang bolong pun tetap beraksi. Ini baru saja terjadi di lorong tempat tinggalku,” tulis Putri dalam unggahannya.

‎Beredarnya video tersebut memicu perhatian luas dari masyarakat. Banyak warganet mengecam aksi pelaku sekaligus berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas dan menangkap pelaku.

‎Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sistem keamanan lingkungan, serta memastikan barang-barang berharga tidak disimpan di tempat yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.

Editor :  Redaksi | Laporan : Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement