FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI — Kondisi pengaspalan ruas jalan Lakarinta-Korihi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi perhatian setelah seorang warga mengunggah video yang memperlihatkan permukaan aspal diduga mudah terkelupas.
Video berdurasi 33 detik itu diunggah akun Facebook Harmin Lakarinta pada Minggu (4/10/2026). Dalam rekaman tersebut, Harmin memperlihatkan kondisi permukaan aspal di Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia.
Ia bahkan menggaruk permukaan aspal menggunakan tangan untuk menunjukkan kondisi yang menurutnya perlu mendapat perhatian.
“Pengaspalan Desa Lakarinta-Korihi, luar biasa kontraktornya. (Aspal) bisa digaruk pakai tangan,” ujar Harmin.
Melalui unggahan itu, ia mengingatkan pentingnya pengawasan masyarakat terhadap proyek pembangunan, khususnya pekerjaan pengaspalan jalan.
“Viralkan supaya para kontraktor Kabupaten Muna hati-hati dalam mengerjakan proyek pengaspalan. Masyarakat harus ikut mengawasi,” tulisnya.
Viralnya video tersebut diharapkan menjadi perhatian instansi teknis yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan jalan di wilayah itu.
Pemeriksaan lapangan diperlukan untuk memastikan kondisi aspal, kualitas material, ketebalan lapisan, serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, pihak terkait perlu menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kewajiban perbaikan apabila memang menjadi tanggung jawab pelaksana proyek.
Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kontraktor maupun instansi terkait mengenai kondisi pengaspalan ruas Lakarinta-Korihi tersebut. Belum diketahui pula nilai kontrak, sumber anggaran, dan waktu pelaksanaan proyek yang disoroti warga itu.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment