FAKTAINDONESIA.NET – Suasana pagi di Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), mendadak mencekam pada Kamis (5/3/2026).
Kawasan padat pertokoan di Pasar Lombe hangus dilalap si jago merah sekira pukul 06.30 WITA. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan sedikitnya sembilan unit rumah toko (ruko) rata dengan tanah dengan taksiran kerugian finansial yang sangat masif mencapai Rp10,6 miliar.
Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Wa Eti yang terbangun dan mendapati api sudah berkobar di lantai atas rumahnya.
“Saya kaget melihat api sudah besar di lantai atas. Saya langsung berteriak memanggil orang tua dan berusaha keluar menyelamatkan diri,” kenangnya dengan nada bergetar.

Puing-puing sembilan unit ruko di kawasan Pasar Lombe, Buton Tengah, yang rata dengan tanah usai diamuk si jago merah, Kamis (5/3/2026).
Kapolres Buton Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo, menjelaskan bahwa titik awal api diduga berasal dari bangunan milik H. Alwan, seorang pedagang barang pecah belah.
Mengingat lokasi yang padat dan material bangunan yang mudah terbakar, api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya.
Berbagai aset berharga mulai dari stok sepatu, sandal, perabotan rumah tangga, hingga dokumen penting dan sertifikat berharga milik para korban gagal diselamatkan.
Api baru berhasil ditaklukkan sekira pukul 10.30 WITA setelah petugas Pemadam Kebakaran Buteng dibantu personel Polres Buton Tengah dan warga setempat berjibaku selama kurang lebih empat jam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api di kediaman H. Alwan.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment