SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Warga Ambepulu Konawe Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun Warga, Tubuh Penuh Luka Misterius

Seorang pria berinisial BO, ditemukan tak bernyawa di area perkebunan milik warga, Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa (14/04/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE – Suasana pagi di Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak mencekam pada Selasa (14/04/2026).

Seorang pria berinisial BO, warga Desa Ambepulu, ditemukan tak bernyawa di area perkebunan milik warga dengan kondisi tubuh memprihatinkan.

‎Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar 07.00 Wita oleh seorang warga bernama Suyoko (43).

Saat itu, saksi dikagetkan dengan sosok pria tergeletak kaku dalam posisi telungkup di kebun milik Ngateman.

‎Kasi Humas Polres Konawe, IPTU Andi Gafur, mengonfirmasi penemuan tersebut.

Ia menyebutkan korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang pihak keluarga.

‎”Korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak Senin (13/4/2026) pagi. Pihak keluarga dan warga sudah berupaya mencari, namun baru ditemukan keesokan harinya dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar IPTU Andi Gafur.

‎Hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungkap fakta memilukan.

Polisi menemukan sejumlah luka serius pada tubuh pria yang dikenal memiliki keterbelakangan mental tersebut, di antaranya, luka terbuka cukup lebar pada bagian kepala atau dahi, pendarahan hebat di area kepala, luka robek pada bagian daun telinga sebelah kiri.

‎Hingga saat ini, penyebab pasti kematian BO masih menjadi teka-teki.

Napi Korupsi Tambang Kolut Terpantau Berkeliaran di Coffee Shop Kendari, Padahal Divonis 5 Tahun Penjara

Satreskrim Polres Konawe bersama Polsek Tongauna, tengah bekerja keras menyisir lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan.

‎”Penyebab kematian masih dalam penyelidikan intensif. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari para saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait,” tambah Gafur.

‎Guna kepentingan penyelidikan, lokasi penemuan jasad kini telah dipasangi garis polisi. Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement