FAKTAINDONESIA.NET, MUNA – Suasana tenang di Desa Lahorio, Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak mencekam.
Sebuah video amatir yang beredar sejak Senin (13/4/2026), memperlihatkan aksi arogan seorang pria diduga oknum anggota TNI, viral di media sosial sedang mengamuk.
Nampak pria tersebut, mengancam warga dengan senjata tajam (sajam), hingga merusak fasilitas milik warga.
Dalam rekaman video beredar, pria tersebut tampak kehilangan kendali. Sambil menggenggam sajam, berulang kali menusuk dinding kios milik warga setempat.
Tak hanya melakukan pengancaman, pelaku juga dilaporkan merusak sejumlah barang berharga di sekitar lokasi kejadian.
Jeritan histeris seorang wanita yang menjadi korban terdengar jelas dalam video tersebut. Dengan suara gemetar, ia mencoba mempertanyakan alasan di balik kemarahan pelaku.
”Saya salah apa sama kamu? Kenapa marah-marah dengan saya?” tanya wanita tersebut dalam balutan ketakutan.
Bukannya mereda, pria tersebut justru semakin beringas. “Kamu kasih keluar itu!” teriaknya dengan nada tinggi sembari mengacungkan senjata tajam ke arah korban.
Berdasarkan informasi dihimpun dari unggahan akun media sosial bernama Gel, pelaku diduga kuat merupakan oknum anggota TNI berinisial LA.
LA diduga merupakan prajurit yang bertugas di Kodam Cenderawasih, Papua.
Mirisnya, unggahan tersebut juga mengungkap aksi premanisme ini bukan pertama kali terjadi.
Rumah Kepala Desa Lahorio, dikabarkan telah menjadi sasaran pengrusakan pelaku yang sama, sebanyak tiga kali.
Aksi ini pun memicu kecaman netizen dan masyarakat lokal.
Banyak pihak menilai tindakan tersebut telah mencoreng citra institusi TNI yang seharusnya menjadi pelindung rakyat.
”Kami memohon ke pihak terkait untuk segera menindak tegas pelaku. Kejadian ini sudah sangat meresahkan,” tulis akun pengunggah video tersebut.
Hingga saat ini, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kodam terkait maupun kepolisian setempat.
Belum ada pernyataan resmi mengenai kebenaran identitas pelaku maupun langkah hukum yang akan diambil atas insiden yang meresahkan warga Muna ini. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Wan



Comment