FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI — Sebanyak 58 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Askar Kendari mendapat penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (18/9/2026).
Puluhan siswa tersebut tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Berdasarkan data sementara hingga Jumat malam pukul 21.17 WITA, penanganan korban dilakukan di tiga fasilitas kesehatan.
Di Puskesmas Lepo-Lepo, terdapat 27 siswa yang mendapatkan penanganan. Sebanyak empat orang telah diperbolehkan pulang, sementara 23 lainnya masih menjalani perawatan.
Kemudian di Rumah Sakit Dewi Sartika terdapat 20 siswa. Seluruhnya masih menjalani perawatan.
Sementara di Puskesmas Ranomeeto terdapat 11 siswa. Tiga orang di antaranya telah diperbolehkan pulang, sedangkan empat pasien dirujuk ke RS Bahteramas Kendari.
Para siswa sebelumnya mengeluhkan sejumlah gejala setelah mengonsumsi menu MBG yang salah satunya berupa tuna balado.
Tim SPPG bersama pengawas gizi kemudian melakukan evakuasi terhadap para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari, Ellfi, memastikan kondisi para siswa yang ditangani masih sadar.
”Alhamdulillah, mulai para siswa mulai membaik dan semua dalam kondisi sadar,” tuturnya.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment