SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Ekonomi

Agusran Saelang bakal Bongkar aktor intelektual dibalik kegiatan Tambang Ilegal di PT MOM

Direktur PT Maesa Optimalah Mineral (MOM), Agusran Saelang, saat meninjau langsung lokasi konsesi seluas 58,23 hektare yang terdampak penambangan ilegal di Desa Morombo Pantai, Konut.

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE UTARA —Di balik gemerlapnya nikel Konawe Utara yang membakar ambisi para pemburu, sebuah babak baru yang panas segera dibuka. PT Maesa Optimalah Mineral (MOM) tidak lagi memilih diam. Sang Direktur, Agusran Saelang, turun langsung menyusuri jejak kehancuran di atas konsesi seluas 58,23 hektare yang kini menjadi sorotan tajam negara.

Dari atas tanah Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo Kepulauan, sebuah deklarasi perang dilayangkan. Penambangan ilegal tanpa ampun yang merusak kawasan hutan lindung dan produksi di masa lalu—terutama sepanjang kurun waktu 2020 hingga 2022—bukanlah kebetulan alam, melainkan sebuah kejahatan terstruktur yang didalangi oleh tangan-tangan tak tersentuh saat legalitas perusahaan “dibegal” oleh pihak-pihak tertentu.

“Tidak mungkin mereka berani tanpa ada perintah dari pihak manajemen tertinggi saat itu,” cetus Agusran dengan nada geram usai meninjau lokasi, Sabtu (12/9).

Pernyataan ini mengubah arah angin. PT MOM, yang sempat terseret palu sanksi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), berbalik menolak dijadikan kambing hitam. Alih-alih pasrah, manajemen baru di bawah komando alumnus Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo ini bergerak seperti bayangan.
Kantong-kantong informasi telah dibuka, nama-nama para pelaku lapangan hingga dalang di balik layar kini sudah berada di dalam genggaman.

Langkah hukum kini tinggal menunggu detonatornya. Koordinasi intensif dengan Satgas PKH tengah digodok matang, dibarengi dengan pengumpulan barang bukti digital dan fisik di lapangan.

807 Mahasiswa Baru Warnai PKKMB Unsultra, Rektor Serukan Semangat Belajar dan Berintegritas

Bagi Agusran, pembersihan ini adalah harga mati—sebuah pertaruhan untuk membersihkan nama perusahaan, menyeret sang aktor intelektual ke hadapan hukum, dan memastikan IUP PT MOM kembali bersih (putih) sesuai koridor SOP negara.

Badai segera menerjang mereka yang selama ini merasa kebal hukum di balik selimut ilegal mining. Siapa dalang di balik perusakan hutan berkedok penambangan liar ini? Aparat penegak hukum kini memegang kendali penuh untuk membongkar tuntas akar masalahnya.

Editor: Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement